Jakarta, TopBusiness – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk Cisanggarung menyiapkan pembangunan sumur bor dangkal di Desa Slangit, Kecamatan Klangenan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat sebagai upaya memperkuat ketersediaan sumber air bagi masyarakat yang menghadapi keterbatasan air bersih pada musim kemarau.
Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan pemenuhan kebutuhan air masyarakat menjadi perhatian Kementerian PU, terutama di wilayah yang mengalami penurunan debit sumber air akibat musim kemarau.
“Kekeringan bukan hanya persoalan berkurangnya air, tetapi menyangkut kebutuhan dasar masyarakat sehari-hari. Karena itu, Kementerian PU memastikan dukungan air bersih dapat segera diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujar Menteri Dody.
Direktur Jenderal Sumber Daya Air Arnold Aristoteles Paplapna Ritiauw mengatakan penanganan kebutuhan air di Desa Slangit dilakukan melalui langkah jangka pendek, menengah, dan panjang agar kebutuhan mendesak masyarakat dapat terpenuhi sekaligus menyiapkan sumber air yang lebih berkelanjutan.
Pembangunan sumur bor dangkal menjadi salah satu upaya jangka panjang yang dilakukan untuk memastikan ketersediaan sumber air. Sumur bor dangkal tersebut direncanakan memiliki kedalaman 15–25 meter dan mulai dilaksanakan pada akhir September 2026.
Sebelum pembangunan sumur bor dangkal, BBWS Cimanuk Cisanggarung juga telah membangun dua sumur gali dengan kedalaman sekitar 7,5 meter dan diameter 1 meter. Masing-masing sumur menghasilkan air sekitar 0,277 liter per detik dan dilengkapi filter atau alat penyaring air untuk meningkatkan kejernihan dan kualitas air sebelum dimanfaatkan oleh masyarakat.
Upaya pengelolaan sumber air juga akan diperkuat melalui normalisasi Saluran Pembuang Mata Meong. Pekerjaan tersebut akan dilaksanakan setelah musim panen selesai karena akses menuju saluran saat ini masih digunakan masyarakat untuk kegiatan panen.
Selain penyediaan sumber air, pemenuhan kebutuhan masyarakat juga dilakukan melalui distribusi air bersih sebanyak 44.000 liter ke Desa Slangit pada periode Agustus–September 2026 oleh BBWS Cimanuk Cisanggarung dan PDAM Kabupaten Cirebon. Untuk mendukung distribusi dan mempermudah akses masyarakat, empat unit toren penampungan air berkapasitas masing-masing 1.050 liter juga telah ditempatkan di sejumlah lokasi strategis desa.
Kuwu Desa Slangit Afendi menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan untuk membantu masyarakat mendapatkan akses air. “Terima kasih banyak BBWS Cimanuk Cisanggarung yang sudah memberikan filter dan sumur dangkal. Itu sangat membantu masyarakat kami untuk mendapatkan air bersih,” katanya.
Melalui pembangunan sumur bor dangkal, sumur gali, serta dukungan distribusi air bersih, Kementerian PU berupaya memperkuat ketersediaan air bagi masyarakat Desa Slangit, khususnya dalam menghadapi musim kemarau. Masyarakat juga diharapkan bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun agar dapat berfungsi optimal dan memberikan manfaat secara berkelanjutan.
