Jakarta, TopBusiness – Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) bersama sejumlah BUMN menyalurkan tali kasih kepada keluarga jurnalis dan awak kapal yang menjadi korban dalam insiden saat peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau. Penyerahan tali kasih dilaksanakan di Gedung BP BUMN, Jakarta, Kamis (24/9).
Penyaluran tali kasih merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas lingkungan BUMN kepada keluarga yang tengah menghadapi masa sulit. Dukungan tersebut dihimpun melalui kolaborasi Perum LPPNPI, Peruri, Perum Jasa Tirta I, Perum Jasa Tirta II, Pelindo, Jasa Marga, ASDP Indonesia Ferry, PTPN IV dan Antara ETP, yang bersama-sama berpartisipasi dalam pemberian tali kasih kepada keluarga lima jurnalis dan tiga awak kapal.
Tali kasih diserahkan secara simbolis oleh Wakil Kepala BP BUMN II, Tedi Bharata, bersama perwakilan Direksi BUMN kepada perwakilan keluarga di Ballroom Lantai 21 Gedung BP BUMN. Dalam kesempatan tersebut, Tedi menyampaikan duka dan simpati mendalam kepada seluruh keluarga jurnalis dan awak kapal yang terdampak.
Dalam sambutannya pada acara Penyerahan Tali Kasih, Tedi Bharata menyampaikan duka cita kepada keluarga jurnalis dan awak kapal yang menjadi korban dalam insiden saat menjalankan tugas. Ia berharap bantuan yang diberikan dapat menjadi bentuk dukungan bagi keluarga dalam menghadapi masa sulit.
“Kami menyampaikan duka cita dan simpati yang mendalam kepada keluarga para jurnalis dan awak kapal yang menjadi korban dalam insiden saat menjalankan tugas. Kami memahami bahwa tidak ada bentuk bantuan yang dapat menggantikan kehilangan yang dirasakan keluarga. Namun, melalui tali kasih ini, kami ingin menunjukkan bahwa keluarga tidak menghadapi masa sulit ini sendirian. Semoga dukungan ini dapat menguatkan hati, menumbuhkan kesabaran dan meringankan beban keluarga” ujar Tedi.
Lebih lanjut, Tedi mengapresiasi BUMN yang telah bergotong royong memberikan dukungan kepada keluarga terdampak. Menurutnya, kepedulian tersebut mencerminkan peran BUMN untuk hadir di tengah masyarakat, terutama pada saat mereka menghadapi masa sulit.
“Bantuan ini juga menjadi wujud solidaritas dan kepedulian bersama di lingkungan BUMN. Kami mengapresiasi BUMN yang telah bergotong royong untuk hadir dan memberikan dukungan kepada keluarga terdampak. Bagi kami, keberadaan BUMN tidak hanya diukur dari kontribusi ekonomi, tetapi juga dari kepedulian dan kebermanfaatannya bagi masyarakat, terutama ketika masyarakat membutuhkan dukungan. Semoga semangat kolaborasi ini terus terjaga dan dapat memberikan manfaat nyata bagi keluarga yang terdampak.”
BP BUMN berharap dukungan yang diberikan dapat membantu meringankan beban keluarga serta menjadi bentuk penguatan di tengah situasi yang sedang dihadapi.
Kolaborasi antar-BUMN dalam penyaluran tali kasih ini mencerminkan semangat kepedulian dan saling membantu antar masyarakat, khususnya keluarga insan pers dan awak kapal yang terdampak musibah. BP BUMN juga terus menjaga komunikasi dengan keluarga dan pihak terkait untuk memastikan dukungan yang diberikan dapat tersampaikan dengan baik dan sesuai dengan kebutuhan keluarga.
Melalui penyaluran tali kasih ini, BP BUMN bersama BUMN berharap kebersamaan dan solidaritas yang terbangun dapat menjadi penguat bagi keluarga dalam menghadapi masa yang berat, sekaligus menjadi wujud kepedulian terhadap insan pers yang menjalankan tugas jurnalistik di berbagai situasi dan kondisi.
