Jakarta, TopBusiness—Terinspirasi dari konsep omakase dalam budaya kuliner Jepang yang secara harfiah berarti “Leave it to me”, Roemah Koffie, Member of RAI, memperkenalkan Omakase Coffee Experience.
Dalam konsep omakase, pelanggan menyerahkan kepercayaan kepada chef untuk memilih menu dan menyajikan hidangan. Dengan konsep serupa, Roemah Koffie mengadopsinya dalam dunia kopi. “Maka, barista menentukan, meracik, serta mempresentasikan sajian kopi secara langsung di hadapan pelanggan,” kata Felix TJ, CEO dan Founder Roemah Koffie, dalam siaran pers (29/9/2026).
Konsep ini diperkenalkan melalui soft launching di Roemah Koffie Gunawarman, Jakarta. Pengalaman ini memungkinkan pelanggan mengenal kopi secara dekat dan personal lewat craftsmanship para barista; bagaimana karakter beans, metode brewing, temperatur, teknik, dan alat dapat menghasilkan cita rasa yang berbeda, meski dari biji kopi yang sama.
Momentum soft launching ini turut dimeriahkan oleh George Peng, Champion World Brewers Cup 2025, sekaligus Founder Captain George Coffee & Roastery, China. George mendapatkan apresiasi atas pendekatannya yang presisi, khususnya dalam mengatur temperatur air di kettle untuk mengoptimalkan cita rasa kopi. Dalam pengalaman omakase ini, George melakukan special showcase Coffee Omakase bersama Zikri Mubarak, Head of Beverage Roemah Koffie.
Omakase Coffee Experience membawa pelanggan dalam perjalanan rasa yang dimulai dari kopi global dan berlanjut ke eksplorasi kopi Indonesia.
“Bagi kami, inovasi omakase merupakan bagian dari pendekatan diplomasi kopi yang kami terus dorong, menciptakan ruang agar kopi tidak hanya diminum, tetapi juga dibicarakan, dipahami, dan diapresiasi,” kata Felix.
“Melalui format ini, kami ingin menyuarakan bahwa kualitas beans kopi dari Indonesia mampu bersaing di panggung yang sama dengan beans global. Ketika craftsmanship di balik secangkir kopi semakin dipahami, kopi pun dapat dilihat bukan sekadar sebagai minuman, tetapi sebagai seni yang layak dihargai,” ia menambahkan.
