Jakarta, TopBusiness – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka melemah pada perdagangan Rabu (30/9/2026). IHSG turun 3,65 poin atau 0,06 persen ke posisi 6.118,04.
Sejalan dengan pergerakan IHSG, indeks LQ45 yang mengukur kinerja 45 saham unggulan juga terkoreksi 1,32 poin atau 0,22 persen ke level 606,84.
Aktivitas transaksi pada awal perdagangan menjadi salah satu indikator yang dicermati pelaku pasar untuk melihat intensitas perdagangan dan arah pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia.
Sebagai pembanding, pada pembukaan perdagangan Selasa (29/9/2026), data Stockbit yang dikutip Kumparan mencatat volume transaksi mencapai 1,78 miliar saham, dengan frekuensi 61,11 ribu kali dan nilai transaksi sebesar Rp369,48 miliar.
Sementara itu, pergerakan harga saham individual pada pembukaan Rabu perlu mengacu pada data pasar tanggal yang sama untuk mengetahui saham-saham yang mengalami kenaikan maupun penurunan, termasuk persentase perubahan harga dan nilai transaksinya.
Investor juga mencermati pergerakan saham berkapitalisasi besar yang berpotensi memengaruhi arah IHSG, serta perkembangan aktivitas perdagangan sepanjang sesi pertama.
Data frekuensi, volume, nilai transaksi, dan perubahan harga saham pada pembukaan Rabu, 30 September 2026, perlu dikonfirmasi melalui data perdagangan pada tanggal tersebut sebelum dipublikasikan sebagai angka aktual.
Data AI
