TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Ascott Perpanjang Kemitraan 30 Tahun dengan INPP

Nurdian Akhmad
30 September 2026 | 11:22
rubrik: Business Info, Capital Market
Dua Proyek Baru di Semarang dan Balikpapan Perkuat Portofolio INPP

23 Semarang Shopping Center

Jakarta, TopBusiness – PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP) atau Paradise Indonesia memperkuat strategi pengelolaan portofolio hospitality melalui perpanjangan kemitraan jangka panjang dengan The Ascott Limited. Kerja sama baru tersebut berlaku selama 30 tahun dan mencakup pengelolaan tujuh properti dengan total lebih dari 800 kamar.

Kemitraan tersebut menjadi bagian dari strategi Paradise Indonesia memasuki semester II 2026 dengan basis portofolio yang semakin kuat. Perseroan tidak hanya mendorong kontribusi aset baru, tetapi juga mengoptimalkan kinerja pusat perbelanjaan dan properti hospitality yang telah beroperasi.

Wakil Presiden Direktur sekaligus CFO Paradise Indonesia, Surina, mengatakan, fokus perseroan pada semester kedua tahun ini adalah memastikan pengembangan portofolio dapat memberikan kontribusi yang semakin nyata terhadap kinerja perusahaan.

“Fokus kami pada semester kedua adalah mengubah pengembangan portofolio menjadi kontribusi kinerja yang semakin nyata. 23 Semarang menambah destinasi komersial dalam jaringan kami, sementara aset yang telah beroperasi terus kami tingkatkan melalui pengelolaan tenant, pengalaman pengunjung, dan pembaruan properti hospitality,” ujar Surina dalam keterangannya, Rabu (30/9/2026).

Menurut dia, kemitraan jangka panjang dengan operator seperti Ascott menjadi salah satu bagian penting dalam menjaga relevansi dan keberlanjutan nilai aset hospitality Paradise Indonesia.

“Bersama mitra operator jangka panjang seperti Ascott, kami ingin memastikan setiap aset tetap relevan dan mampu menciptakan nilai secara berkelanjutan,” katanya.

Pada semester I 2026, Paradise Indonesia mencatatkan pendapatan di atas Rp800 miliar. Perseroan memproyeksikan pendapatan akan meningkat pada paruh kedua tahun ini seiring dengan optimalisasi aset yang telah beroperasi dan mulai meningkatnya kontribusi aset baru.

Dari sisi recurring income, lebih dari 70% total pendapatan perseroan pada semester I 2026 berasal dari pendapatan berulang. Segmen komersial menjadi kontributor utama pendapatan tersebut.

BACA JUGA:   Dua Proyek Baru di Semarang dan Balikpapan Perkuat Portofolio INPP

Hingga akhir 2026, INPP menargetkan porsi pendapatan berulang berada pada kisaran 70%-75%. Target tersebut akan didukung oleh penguatan kontribusi aset yang telah beroperasi.

Di segmen komersial, Paradise Indonesia mengelola sejumlah pusat perbelanjaan, antara lain 23 Paskal Shopping Center, Park 23, dan Beachwalk Bali. Peresmian 23 Semarang Shopping Center pada kuartal II 2026 menambah jaringan destinasi komersial yang dikelola perseroan.

Perseroan selanjutnya akan meningkatkan aktivitas dan pengalaman pengunjung di pusat-pusat perbelanjaan tersebut guna mendukung kinerja tenant sekaligus mengoptimalkan kontribusi masing-masing aset.

Sementara itu, segmen hospitality tetap menjadi salah satu bagian penting dalam portofolio INPP. Aset-aset di Bali masih menjadi kontributor utama terhadap pendapatan segmen hospitality.

Paradise Indonesia juga melakukan peningkatan dan renovasi pada sejumlah properti hospitality prioritas untuk mempertahankan daya tarik serta relevansinya di tengah perubahan kebutuhan pelanggan.

Selain optimalisasi aset yang telah beroperasi, perseroan melanjutkan pengembangan 88 Plaza Balikpapan Fase I. Proyek kawasan komersial tersebut mencakup pengembangan ruko, dengan progres penjualan telah mencapai lebih dari 60% pada semester I 2026.

Tags: inppPT Indonesian Paradise Property TbkThe Ascott Limited
Previous Post

BEI Batasi Short Selling di Lima Saham, Analis Soroti Likuiditas dan Risiko Spekulasi

Next Post

Dari Celengan ke Buku Rekening, Siswa Sekolah Rakyat Belajar Menabung bersama BNI

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR