Jakarta, BusinessNews Indonesia—Selama Puasa dan Idul Fitri 2018 konsumsi BBM (bahan bakar minyak) harian secara nasional diperkirakan naik rata-rata 15%. Mengantasipasi hal tersebut, Pertamina akan meningkatkan stok dan penyaluran BBM selama Puasa dan Idul Fitri, dari rata-rata harian normal gasoline 90.000 kiloliter menjadi 104.000 kiloliter per hari.
“Kenaikan tertinggi diperkirakan terjadi pada puncak arus mudik, 9 Juni dan 13 Juni 2018 dengan kenaikan 32% dan 29% dari konsumsi normal. Sedangkan arus balik pada 19 Juni 2018, diperkirakan mencapai 28%,” ujar Vice President Corporate Communications Pertamina, Adiatma Sardjito, melalui siaran pers kemarin malam (16/5/2018).
Pertamina, lanjut Adiatma, telah mengantisipasi jumlah pemudik tahun 2018 yang diperkirakan meningkat 11% sampai 13% dari tahun lalu.
Menurutnya jumlah pemudik menggunakan roda dua diperkirakan mencapai 7,67 juta atau naik dibanding tahun 2017 yang mencapai 6,8 juta. Sementara jumlah pemudik yang menggunakan roda empat diperkirakan mencapai 3,46 juta, naik dari tahun 2017 yang mencapai 3,1 juta.
Pertamina juga akan meningkatkan penyaluran LPG pada Puasa dan Idul Fitri 2018 yang diperkirakan puncaknya akan terjadi pada minggu terakhir menjelang Idul Fitri, dengan kenaikan sekitar 17% dari rata-rata harian 23.124 metrik ton menjadi 27.000 metrik ton.
“Kami juga telah meningkatkan ketahanan stok LPG menjadi rata-rata 17,6 hari,” kata Adiatma
