TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Di Atas Rata-rata Skor Industri, AVIA Tembus Posisi Ini dalam S&P Global ESG Assessment 2026

Busthomi
2 October 2026 | 16:57
rubrik: Capital Market
AVIA Bangun Pabrik Cat di Cirebon, Beroperasi 2026

FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness — PT Avia Avian Tbk (IDX: AVIA) atau Avian Brands mencatatkan perkembangan penting dalam perjalanan keberlanjutan perusahaan melalui hasil S&P Global Corporate Sustainability Assessment (CSA) 2026.

Dalam assessment dengan Methodology Year 2026, GICS Sector Materials dan ESG Score Industry CHM Chemicals, Avian meraih S&P Global ESG Score 56 dari 100 dan menempati 87th percentile di industrinya, berada di atas rata-rata skor industri sebesar 33.

Pencapaian ini menjadi milestone penting bagi Avian karena 2026 merupakan pertama kalinya perusahaan menjalani proses assessment dengan penyampaian data dan dokumen secara lebih komprehensif kepada S&P Global.

Proses tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kualitas data, dokumentasi, evidence, serta disclosure atas berbagai praktik sustainability yang telah diterapkan perusahaan.

Hasil assessment menunjukkan bahwa Avian memiliki kinerja yang kuat pada sejumlah aspek sustainability, khususnya yang berkaitan dengan etika bisnis, keselamatan dan kesehatan kerja, pengelolaan produk, serta materiality.

Capaian tersebut memperlihatkan bahwa penerapan ESG di Avian telah berkembang menjadi bagian yang semakin terintegrasi dalam pengelolaan perusahaan.

Sustainability Manager PT Avia Avian Tbk, Dodik Moerdijanto, mengatakan bahwa assessment S&P Global tidak semata-mata dipandang sebagai pencapaian angka, tetapi sebagai benchmark eksternal untuk mengukur kematangan sistem sustainability perusahaan.

“Bagi kami, assessment S&P Global bukan hanya mengenai pencapaian skor. Yang lebih penting adalah bagaimana seluruh praktik sustainability dapat didukung oleh data, evidence, governance, dan disclosure yang kuat. Hasil 2026 ini menjadi baseline penting bagi kami untuk melihat posisi perusahaan sekaligus menentukan area improvement ke depan,” ujar Dodik, dalam keterbukaan informasi BEI, di Jakarta, Jumat (2/10/2026).

Menurut Dodik, proses assessment juga memperkuat kolaborasi lintas fungsi di dalam perusahaan. Berbagai data dan dokumen yang dibutuhkan dalam assessment berasal dari sejumlah fungsi, sehingga sustainability berperan dalam mengorkestrasi informasi tersebut menjadi satu kesatuan yang dapat menggambarkan kinerja ESG perusahaan secara menyeluruh.

BACA JUGA:   Masih di Trek Menanjak, 5 Saham Ini Layak Koleksi

“Sustainability tidak dapat dibangun oleh satu fungsi saja. Dibutuhkan kolaborasi berbagai departemen dan, yang paling utama, komitmen Top Management untuk memastikan sustainability menjadi bagian dari proses bisnis dan pengambilan keputusan perusahaan,” tambahnya.

Dengan capaian 87th percentile dalam S&P Global CSA 2026, Avian memiliki benchmark eksternal yang dapat menjadi dasar untuk mempertahankan kinerja yang telah kuat sekaligus mengidentifikasi ruang perbaikan ke depan.

 Bagi Avian, hasil assessment tersebut bukan menjadi tujuan akhir, melainkan baseline baru untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan sustainability, transparansi, dan penciptaan nilai jangka panjang bagi para pemangku kepentingan.

Untuk diketahui, Tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 8 Desember 2021 dengan kode saham (IDX: AVIA), AVIA merupakan pabrik cat dekoratif terbesar dan merupakan pemimpin pasar di industri cat dan pelapis dekoratif di Indonesia berdasarkan survei yang dilakukan oleh Frost & Sullivan.

Saat ini, AVIA menguasai ~26% pangsa pasar di industri cat dan pelapis dekoratif di Indonesia. AVIA memiliki kapasitas dan kemampuan manufaktur yang kuat melalui fasilitas manufaktur di Sidoarjo, Jawa Timur dan Serang, Banten.

Integrasi vertikal memungkinkan AVIA untuk memproduksi bahan baku secara internal.  Adapun untuk penjualan AVIA terbagi menjadi solusi arsitektur dan barang dagangan. Solusi arsitektur berkontribusi ~80% penjualan dan segmen barang dagangan berkontribusi ~20% penjualan.

Tags: AVIAAVIA BrandsPT Avia Avian TbkS%P Global ESG Assessment 2026
Previous Post

Tomohon Jazz Festival 2026: When Music Meets Mount Lokon

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR