Jakarta, TopBusiness—Inflasi tahunan di Filipina naik ke 7,2% di September 2026, secara tahunan (YoY/year on year). Adapun di Agustus 2026 angka itu di 6,1% YoY.
Mengutip data dari Biro Statistik Filipina, situs tradingeconomics.com hari ini memaparkan bahwa angka 7,2% itu melampaui forecasts yang sebesar 6,6%.
Di September tersebut, kenaikan harga terjadi di hampir semua kelompok. Itu dipimpin oleh inflasi transportasi dengan inflasi 14,6% YoY dibanding 13,5% di Agustus YoY.
Kemudian, kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar lainnya, mencatatkan kenaikan 8,4% di September YoY. Di Agustus, angka itu 7,9% YoY.
Sementara itu, untuk inflasi inti, di September 2026 tercatat di 4,7% YoY. Angka itu lebih tinggi daripada angka 4,1% YoY di Agustus 2026.
Angka 4,7% tersebut pun lebih tinggi daripada perkiraan, dan menjadi inflasi inti tertinggi sejak November 2023.
