Jakarta, BusinessNews Indonesia – Sebanyak 13 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) hari ini melakukan sinergi untuk mengembangkan masing-masing lini bisnisnya. Ketiga belas perusahaan BUMN tersebut yakni, PT Semen Indonesia (Persero)Tbk, PT Semen Baturaja (Persero) Tbk, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, PT Waskita Karya (Persero) Tbk, PT PP (Persero) Tbk, PT Hutama Karya (Persero) Tbk, PT Adhi Karya (Persero) Tbk, PT Pelindo I (Persero), PT Pelindo II (Persero), PT Pelindo III (Persero), PT Pelindo IV (Persero), Perum Jamkrindo dan PT Indonesia Natour (Persero).
Adapun rincian sinergi yang dilakukan adalah antar PT Semen Indonesia, PT Semen Baturaja Raja bersama BUMN Karya dan Pelabuhan adalah untuk penyediaan semen, produk turunan dan jasa lainya untuk pembangunan jalan tol dan pelabuhan. Sedangkan penandatanganan perjanjian kerjasama antara BUMN Karya dengan Hotel Indonesia Natour adalah untuk revitalisasi Hotel Grand Inna Bali Beach.
Sementara itu sinergi yang dilakukan antara BUMN Karya dengan Pelindo II adalah kerjasama untuk pembangunan Pelabuhan Kijing. Lalu yang terakhir adalah kerjasama tentang Suretyship antara PT Semen Baturaja dengan Jamkrindo.
Menteri Rini mengaku bangga dan bahagia, karena BUMN kembali menunjukan kekompakannya dalam mendukung lini usaha masing masing perusahaan negara dengan melakukan sinergi. Artinya, kebersamaan yang dibangun oleh perusahaan negara tersebut sangat tinggi sekali untuk memajukan Indonesia.
“Saya bangga dan senang pada hari ini terbukti semangat kerjanya sama kita bisa tandatangan berbagai macam perjanjian kerjasama yang itu membuktikan sinergitas tinggi,” ujarnya saat ditemui usai melakukan penandatanganan nota kesepamahaman di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (17/5/2018).
Terlebih lagi, lanjut Rini, dirinya selalu menekankan sinergitas dan mengesampingkan egonya masing masing dalam mengembangkan usahanya. Karena dengan dilakukan secara bersama-sama maka efisiensi biaya akan lebih maksimal dibandingkan jika harus dikerjakan sendiri.
