TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

IHSG Dibuka Menguat, Namun Tekanan Jual Masih Membayangi Perdagangan

Agus Haryanto
9 October 2026 | 09:23
rubrik: Capital Market
FOTO2 BURSA EFEK

Ilustrasi investasi reksa dana. FOTO: Rendy MR/TopBusiness

Jakarta, TopBusiness – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka menguat pada perdagangan Jumat (9/10/2026). IHSG naik 7,73 poin atau 0,13 persen ke posisi 6.039,01.

Penguatan juga terjadi pada indeks LQ45 yang mencakup 45 saham unggulan. Indeks tersebut naik 1,38 poin atau 0,23 persen ke level 595,02.

Pada awal perdagangan, aktivitas transaksi saham mencatat volume sebanyak 4,28 miliar saham, dengan nilai transaksi mencapai Rp588,39 miliar dan frekuensi perdagangan sebanyak 106.030 kali. Sementara itu, IHSG sempat bergerak di level 6.036 atau menguat tipis 0,09 persen pada awal sesi perdagangan.

Dari keseluruhan saham yang diperdagangkan, sebanyak 223 saham menguat, 280 saham melemah, dan 460 saham bergerak stagnan. Kondisi ini menunjukkan bahwa tekanan jual masih relatif dominan meskipun IHSG dibuka di zona hijau.

Analisis Pergerakan IHSG

Penguatan IHSG pada pembukaan perdagangan berpotensi menjadi indikasi awal terjadinya aksi beli setelah indeks mengalami tekanan pada perdagangan sebelumnya. Namun, kenaikan yang terbatas menunjukkan bahwa pelaku pasar masih cenderung berhati-hati dalam merespons kondisi pasar.

Tekanan jual yang masih terlihat dari lebih banyaknya saham yang melemah dibandingkan saham yang menguat mengindikasikan bahwa penguatan indeks belum didukung oleh perbaikan pasar secara merata. Oleh karena itu, pergerakan IHSG selanjutnya akan bergantung pada kemampuan saham-saham berkapitalisasi besar untuk mempertahankan momentum positif.

Investor juga perlu mencermati perkembangan nilai dan volume transaksi untuk melihat kekuatan minat beli. Apabila penguatan indeks disertai peningkatan aktivitas transaksi dan semakin banyak saham yang bergerak positif, peluang pemulihan pasar akan semakin terbuka.

Sebaliknya, jika tekanan jual kembali meningkat dan mayoritas saham bertahan di zona merah, IHSG berpotensi kembali mengalami koreksi.

BACA JUGA:   Pembukaan Perdagangan, IHSG di Label Merah

Secara keseluruhan, pergerakan IHSG pada awal perdagangan masih menunjukkan kondisi pasar yang cenderung fluktuatif. Pelaku pasar disarankan mencermati arah pergerakan indeks, aktivitas transaksi, serta perkembangan saham-saham unggulan sebelum mengambil keputusan investasi.

Data AI

Tags: ihsgindeksJCI
Previous Post

Kontribusi Industri Manufaktur ke PDB Ditarget Lebihi 20%

Next Post

Tekan Kemiskinan di Wanam, Menteri Dody Siapkan Dukungan Gereja dan Kebutuhan Dasarnya

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR