TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

IHSG Berpeluang Menguat ke Area 6.231

Agus Haryanto
12 October 2026 | 08:23
rubrik: Capital Market
FOTO2 BURSA EFEK

Bursa Efek Indonesia (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness – MNC Sekuritas dalam laporan MNCS Daily Scope Wave edisi Senin, 12 Oktober 2026, memperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih memiliki peluang melanjutkan penguatan untuk menguji area gap di level 6.227–6.231. Meski demikian, investor diminta tetap mewaspadai potensi koreksi apabila IHSG menembus level support tertentu.

IHSG tercatat menguat 1,04% ke level 6.093 dengan didukung munculnya volume pembelian. Pada grafik mingguan, IHSG juga menguat 0,94% disertai volume pembelian, meskipun penguatannya belum mampu menembus moving average 20 (MA20).

MNC Sekuritas memperkirakan, dalam skenario terbaik, IHSG saat ini berada pada bagian dari wave iv dari wave c. Kondisi tersebut membuka peluang bagi indeks untuk melanjutkan penguatan menuju area gap 6.227–6.231.

Namun, IHSG berisiko mengalami koreksi menuju area 5.850–5.911 apabila menembus level 5.973. Dalam jangka pendek, investor disarankan mencermati area koreksi di kisaran 6.008–6.025.

Adapun level support IHSG berada di 6.018 dan 5.973, sementara resistance terdekat berada pada level 6.297 dan 6.376.

Di tengah pergerakan tersebut, MNC Sekuritas memberikan rekomendasi teknikal terhadap empat saham, yakni PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), dan PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG).

  1. BRPT – Buy on Weakness

Saham BRPT menguat 1,08% ke level Rp1.405 dengan didukung volume pembelian. MNC Sekuritas memperkirakan saham BRPT saat ini berada pada bagian dari wave v dari wave (c) dari wave [ii] berdasarkan label hitam.

Investor dapat mencermati strategi buy on weakness pada kisaran Rp1.300–Rp1.390 dengan target harga di Rp1.505 dan Rp1.630. Sementara itu, batas stop loss ditetapkan apabila harga turun ke bawah Rp1.270.

  1. BUMI – Trading Buy
BACA JUGA:   Masih Ada Kans IHSG Koreksi Terbatas, Saham BBCA, PGAS, hingga PTBA bisa Jadi Pilihan

Saham BUMI mencatatkan kenaikan 3,45% ke level Rp180 disertai munculnya volume pembelian. Secara teknikal, pergerakan saham BUMI diperkirakan sedang berada pada awal wave 5 dari wave (A).

MNC Sekuritas merekomendasikan trading buy pada rentang Rp174–Rp177 dengan target harga masing-masing Rp192 dan Rp208. Investor disarankan menerapkan stop loss apabila harga bergerak ke bawah Rp171.

  1. MDKA – Buy on Weakness

Saham MDKA menguat 1,73% ke level Rp2.940 dengan dukungan volume pembelian. Penguatan tersebut juga berhasil membawa harga saham menembus MA20 dan MA200, yang menjadi sinyal teknikal positif bagi pergerakan harga.

MNC Sekuritas memperkirakan posisi MDKA saat ini berada pada bagian dari wave c dari wave (y).

Strategi buy on weakness direkomendasikan pada area Rp2.900–Rp2.930 dengan target harga di Rp3.010 dan Rp3.100. Adapun level stop loss berada di bawah Rp2.870.

  1. ITMG – Sell on Strength

Berbeda dengan tiga saham sebelumnya, MNC Sekuritas merekomendasikan strategi sell on strength untuk saham ITMG.

Saham ITMG menguat tipis 0,20% ke level Rp25.375 disertai munculnya volume pembelian. Namun, pergerakan harganya masih berada di antara MA20 dan MA60.

Secara teknikal, ITMG diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave (iv) dari wave [i]. Kondisi ini menunjukkan saham tersebut masih berisiko mengalami koreksi menuju area Rp23.700–Rp24.325.

Oleh karena itu, MNC Sekuritas menyarankan investor mempertimbangkan aksi jual saat harga menguat ke kisaran Rp25.450–Rp25.525.

Secara keseluruhan, MNC Sekuritas melihat peluang penguatan IHSG masih terbuka, tetapi risiko koreksi tetap perlu diantisipasi. Investor dapat mencermati area support dan resistance serta menerapkan strategi perdagangan sesuai dengan pergerakan teknikal masing-masing saham.

Tags: ihsgindeksJCI
Previous Post

Saham Unggulan Pekan Ini: EMAS, BBTN, ICBP

Next Post

Kawasan Industri Terus Didorong Jadi PSN

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR