TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

IHSG Dibuka Melemah, Tekanan Jual Masih Bayangi Bursa Saham

Agus Haryanto
13 October 2026 | 09:31
rubrik: Capital Market
FOTO2 BURSA EFEK

Bursa Efek Indonesia (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengawali perdagangan Selasa (13/10/2026) di zona merah, melanjutkan tekanan yang melanda pasar saham domestik sejak perdagangan awal pekan.

IHSG dibuka melemah 21,17 poin atau 0,36 persen ke posisi 5.914,98 dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya di level 5.936,15.

Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turut terkoreksi 1,80 poin atau 0,30 persen ke posisi 589,10. Pelemahan indeks saham berkapitalisasi besar tersebut mengindikasikan bahwa tekanan pasar masih membayangi sejumlah saham utama di BEI.

Kondisi ini mencerminkan sikap hati-hati investor di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi global, fluktuasi nilai tukar rupiah, serta kekhawatiran terhadap berlanjutnya tekanan jual di pasar saham domestik.

Investor diperkirakan tetap selektif dalam menentukan pilihan investasi, terutama pada saham berkapitalisasi besar dengan fundamental kuat, likuiditas tinggi, dan prospek pertumbuhan laba yang relatif stabil.

Dari sisi eksternal, tekanan terhadap pasar saham domestik tidak terlepas dari meningkatnya ketidakpastian ekonomi global, termasuk perkembangan kebijakan moneter Amerika Serikat dan penguatan dolar AS.

Ekspektasi terhadap arah suku bunga bank sentral Amerika Serikat atau Federal Reserve menjadi salah satu faktor yang terus diperhatikan pelaku pasar. Kebijakan suku bunga yang cenderung ketat berpotensi meningkatkan daya tarik aset berdenominasi dolar AS dan menekan aliran dana ke pasar negara berkembang.

Selain itu, pergerakan harga minyak mentah dunia yang berada pada tingkat tinggi menimbulkan kekhawatiran terhadap meningkatnya biaya energi, tekanan inflasi, serta beban produksi sejumlah sektor industri.

Bagi Indonesia, kenaikan harga minyak dapat memberikan dampak berbeda terhadap masing-masing sektor. Emiten energi tertentu berpotensi memperoleh manfaat dari harga komoditas yang tinggi, sedangkan perusahaan dengan kebutuhan energi besar menghadapi risiko kenaikan biaya operasional.

BACA JUGA:   Sektor Keuangan Pimpin Kejatuhan IHSG

Pergerakan nilai tukar rupiah juga menjadi faktor penting karena pelemahan mata uang domestik berpotensi meningkatkan biaya impor dan kewajiban perusahaan dalam valuta asing.

Secara teknikal, pembukaan IHSG di posisi 5.914,98 menunjukkan bahwa indeks masih menghadapi tekanan setelah kehilangan level psikologis 6.000 pada perdagangan sebelumnya.

Area 5.900 menjadi titik perhatian utama investor dalam perdagangan hari ini. Kemampuan indeks bertahan di atas level tersebut dapat membuka peluang terjadinya konsolidasi atau penguatan teknikal jangka pendek.

Sebaliknya, apabila tekanan jual meningkat dan IHSG menembus level 5.900 secara berkelanjutan, indeks berpotensi menguji area penopang berikutnya pada kisaran 5.850 hingga 5.800.

Sementara itu, area 5.936 yang merupakan posisi penutupan perdagangan sebelumnya menjadi hambatan awal apabila IHSG berusaha berbalik menguat.

Apabila indeks mampu kembali bergerak di atas level tersebut, peluang pemulihan menuju area 5.975 hingga 6.000 akan semakin terbuka.

Namun, penguatan indeks perlu disertai peningkatan volume perdagangan dan meluasnya jumlah saham yang mengalami kenaikan harga agar pemulihan memiliki dasar yang lebih kuat.

Data AI

Tags: ihsgindekaJCI
Previous Post

PAM Jaya Konsultasi IPO ke OJK, Bidik Laba di Atas Rp 1,3 Triliun pada 2026

Next Post

Pemerintah Kuatkan Sinergi dengan BPS untuk Formulasikan Kebijakan Berlandaskan Data

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR