Jakarta, TopBusiness – MNC Sekuritas memperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih memiliki peluang untuk menguat dalam jangka pendek meskipun sebelumnya mengalami koreksi cukup dalam. Sejumlah saham seperti AADI, ADRO, ANTM, dan TAPG menjadi pilihan perdagangan yang dapat dicermati investor.
Dalam laporan MNCS Daily Scope Wave edisi Selasa (20/10/2026), IHSG tercatat terkoreksi 3,64% ke level 4.996 dengan volume perdagangan yang mengecil. Kendati demikian, mulai terlihat adanya volume pembelian yang berpotensi menopang pergerakan indeks.
Secara teknikal, MNC Sekuritas memperkirakan IHSG pada timeframe kecil sedang berada dalam bagian wave iii dari wave (iii) dari wave [v]. Kondisi tersebut membuka peluang penguatan jangka pendek untuk menguji area 5.046 hingga 5.133.
Namun, investor tetap perlu mewaspadai potensi pembalikan arah yang dapat membawa IHSG menuju rentang 4.766 hingga 4.846.
Adapun level support IHSG berada di 4.915 dan 4.754, sedangkan resistance terdekat berada pada 5.317 dan 5.563.
Di tengah kondisi pasar tersebut, MNC Sekuritas merekomendasikan empat saham yang dinilai memiliki peluang perdagangan menarik berdasarkan analisis teknikal Elliott Wave.
- AADI – Trading Buy
Saham AADI menguat 2,78% ke level Rp10.175 dengan dukungan volume pembelian. MNC Sekuritas memperkirakan posisi saham ini sedang berada pada bagian wave (c) dari wave [iv].
Investor dapat mempertimbangkan strategi trading buy pada rentang harga Rp9.900 hingga Rp10.075, dengan target harga pertama Rp10.400 dan target kedua Rp10.650. Sementara itu, batas stoploss ditetapkan apabila harga turun di bawah Rp9.775.
- ADRO – Trading Buy
Saham ADRO mencatatkan penguatan ke level Rp2.210 dengan pergerakan yang didominasi volume pembelian. Secara teknikal, saham ini diperkirakan sedang berada pada bagian wave [iv] dari wave C.
MNC Sekuritas merekomendasikan trading buy pada kisaran Rp2.170 hingga Rp2.190. Target penguatan berada pada Rp2.280 dan Rp2.340, dengan batas stoploss di bawah Rp2.140.
- ANTM – Buy on Weakness
Saham ANTM terkoreksi 2,75% ke level Rp2.480, tetapi disertai peningkatan volume pembelian. Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang dicermati dalam analisis teknikal saham emiten pertambangan emas dan nikel tersebut.
MNC Sekuritas memperkirakan ANTM sedang berada pada bagian wave [iii] dari wave C.
Strategi buy on weakness direkomendasikan pada rentang Rp2.410 hingga Rp2.460. Adapun target harga berada pada Rp2.560 dan Rp2.670, sementara stoploss ditetapkan di bawah Rp2.380.
- TAPG – Buy on Weakness
Saham TAPG mengalami koreksi 1,98% ke level Rp1.730 dan disertai munculnya tekanan jual.
Meski demikian, MNC Sekuritas menilai saham TAPG masih memiliki peluang pergerakan positif selama mampu bertahan di atas level Rp1.645. Secara teknikal, saham ini diperkirakan sedang berada pada bagian wave (iv) dari wave [c].
Investor dapat mencermati strategi buy on weakness pada kisaran Rp1.660 hingga Rp1.685, dengan target harga Rp1.770 dan Rp1.800. Batas stoploss berada di bawah Rp1.645.
Secara keseluruhan, MNC Sekuritas melihat adanya peluang penguatan jangka pendek IHSG meskipun risiko koreksi lanjutan masih perlu diantisipasi. Investor disarankan memperhatikan area support dan resistance serta menerapkan manajemen risiko dalam menentukan keputusan transaksi.
