Jakarta, BusinessNews Indonesia—Sarana Multigriya Finansial (SMF) merencanakan nantinya mengeluarkan obligasi ritel di pasar modal. Tujuannya adalah investor individu.
“Kalau sebelum ini, investor individu kan hanya bisa memiliki obligasi SMF melalui produk reksadana keluaran manajer investasi. Jadi, di reksadana, obligasi SMF bercampur dengan produk surat berharga lain, bukan?” ujar Direktur Utama SMF, Ananta Wiyogo, di Jakarta kemarin sore, dalam wawancara dengan Majalah BusinessNews Indonesia.
Selama ini, pembeli obligasi keluaran SMF adalah investor institusi. Maka dengan adanya produk ritel tersebut, target yang dijangkau bisa lebih luas.
“Di sisi lain, kita pun harus mahfum bahwa investor individual di pasar modal Indonesia, belum sebanyak di negara lain sekalipun ada peningkatan berarti belakangan ini,” ucap dia.
Dia menjelaskan, SMF pun merencanakan adanya pendanaan yang sumbernya dari luar negeri. Itu untuk memerkuat ekuitas yang dimiliki SMF.
“Produk EBA (efek beragun aset) untuk pasar ritel, juga kami rencanakan ada,” Ananta menambahkan.
