TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Lebaran Tahun Ini Diprediksi Belum Mampu Dongkrak Penjualan Mobil

Nurdian Akhmad
22 May 2018 | 13:27
rubrik: Capital Market
Pembangunan Infrastruktur Dongkrak Penjualan Mobil pada Kuartal I 2018

Foto: Istimewa

Jakarta, BusinessNews Indonesia –  Penjualan mobil pada periode Lebaran tahun ini  diprediksi belum mampu mendongkrak penjualan mobil tahun ini. Kendati demikian, angka penjualan menjelang Lebaran diperkirakan masih meningkat dari bulan sebelumnya meskipun tidak signifikan.

Chief of Corporate Communication, Social Responsibility Security PT Astra International Tbk Pongki Pamungkas menjelaskan, perseroan tidak banyak mengeluarkan mobil jenis baru musim ini, sehingga diperkirakan turut mempengaruhi penjualan. Di sisi lain, kompetitor justru gencar mengeluarkan seri baru.

Sebagai perbandingan, pada periode Lebaran tahun lalu, penjualan mobil bisa meningkat hingga 10% sampai 11%. Tahun ini, kata Pongki, pertumbuhan penjualan mobil diprediksi hanya single digit.

“Kita masih mengamati ya kayaknya akan ada kemungkinan sedikit kenaikan (dari bulan lalu), tapi karena kita praktis enggak banyak ngeluarin tipe baru, jadi kita enggak terlalu banyak, karena kan tipe baru kompetitor cukup banyak,” ujarnya di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Senin (21/5/2018).

Sejak awal tahun hingga April, penjualan mobil Astra International mencapai 192.908. Jumlah tersebut turun 8,8% dibandingkan periode sama tahun lalu yang tercatat penjualan hingga 211.672 unit.

Di samping itu, Pongki menilai daya beli masyarakat belum sepenuhnya pulih. Sebab, dampak pembangunan infrastruktur kepada pertumbuhan perekonomian masih membutuhkan waktu.

“Pemerintah sudah sangat bagus perbaikan tapi yang dilakukan Pak Jokowi enggak serta merta langsung berikan dampak ke masyarakat ke bawah,” jelas dia.

Pongki juga tidak menampik adanya tekanan pada penjualan mobil sebagai imbas dari kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI). Dikhawatirkan, kata dia, akan terjadi berbagai penyesuaian terutama dari sisi bunga kredit perbankan.

 

BACA JUGA:   Ada Potensi IHSG Menguat
Tags: lebaranotomotifpenjualan mobil
Previous Post

Pasar Tak Kondusif, WIKA Tunda IPO

Next Post

Rupiah Kembali Tertekan, Diperdagangkan Rp 14.175/Dolar AS

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR