TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

JRP Integrated Talent Engine: Ini Strategi Jasaraharja Putera Selaraskan HC dengan Pertumbuhan Bisnis

Irawan Djoko Nugroho
21 October 2026 | 14:29
rubrik: Event, HC
JRP Integrated Talent Engine: Ini Strategi Jasaraharja Putera Selaraskan HC dengan Pertumbuhan Bisnis

Jakarta, TopBusiness — PT Jasaraharja Putera merupakan perusahaan yang bergerak di bidang asuransi umum, suretyship, asuransi kredit, dan asuransi syariah.

Perusahaan dicatat memiliki strategi bisnis yang secara umum berfokus pada lini suretyship, asuransi tanggung gugat, serta asuransi ritel digital. Fokus tersebut menuntut kesiapan sumber daya manusia yang mampu menguasai kompetensi teknis asuransi, memahami kebutuhan pelanggan, dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

Karena itu, PT Jasaraharja Putera kemudian menghadirkan inovasi JRP Integrated Talent Engine. Inovasi ini mengintegrasikan pengelolaan kinerja, pengembangan talenta, sistem informasi Human Capital, dan perencanaan karier untuk mendukung produktivitas pegawai serta pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

Hal tersebut disampaikan Direktur Teknik PT Jasaraharja Putera, Suhardiman Hamid dalam Penjurian TOP HC Awards 2026 yang diselenggarakan secara daring di Jakarta, Senin (19/10/2026). Hadir pula dalam Penjurian, Manager Human Capital PT Jasaraharja Putera, Ayu Wigati.  

Menurut Suhardiman kembali, salah satu elemen penting JRP Integrated Talent Engine adalah pengelolaan talenta yang terhubung dengan sistem penilaian kinerja dan perencanaan karier.

“Jasaraharja Putera menggunakan Talent Mapping 9-Box untuk memetakan pegawai berdasarkan kinerja dan potensi. Proses ini didukung asesmen kompetensi dan Talent Review guna mengidentifikasi pegawai potensial, menyusun kebutuhan pengembangan, serta mempersiapkan kandidat untuk posisi strategis,” kata Suhardiman.

Proses Pengelolaan Talenta

Siklus pengelolaan talenta di Jasaraharja Putera, dimulai dari penilaian kinerja bulanan berdasarkan KPI individu, uraian jabatan, dan program kerja. Hasilnya kemudian dilengkapi asesmen kompetensi serta umpan balik 360 derajat dari atasan, rekan kerja, dan bawahan. Data tersebut menjadi bahan dalam pemetaan 9-Box untuk menentukan posisi talenta dan mengidentifikasi Key Talent.

Tahap berikutnya adalah pengembangan melalui sertifikasi, pelatihan internal, dan coaching. Hasil pengembangan selanjutnya menjadi salah satu dasar pengelolaan karier, promosi, dan perencanaan suksesi.

BACA JUGA:   Waketum PB IPSI: Potensi PERSINAS ASAD Mampu Mendominasi Prestasi Silat Nasional

Perusahaan juga menerapkan promosi dan kenaikan grade berdasarkan kinerja, kompetensi, kualifikasi pegawai, serta sertifikasi profesi, termasuk sertifikasi AAMAI. Perusahaan juga memperluas mobilitas talenta melalui lingkungan kerja internal dan lingkup holding Indonesia Financial Group (IFG). Program ini memberi kesempatan kepada pegawai untuk memperluas pengalaman, mengembangkan kompetensi lintas fungsi, dan mendukung fleksibilitas organisasi.

Diselaraskan dengan Strategi HC

Semua rangkaian proses pengelolaan talenta dicatat melalui sistem informasi HC. Dengan demikian, penilaian kinerja tidak berdiri sendiri, tetapi terhubung dengan keputusan pengembangan dan karier pegawai. Hal ini karena di Jasaraharja Putera, HC ditempatkan sebagai bagian integral dari strategi perusahaan. Karena itu, semua proses pengelolaan talenta juga diselaraskan melalui program kerja dan indikator kinerja utama atau Key Performance Indicator (KPI) Human Capital. Baik itu KPI korporasi, KPI unit kerja, maupun KPI individu.

Dengan ditempatkan sebagai bagian integral dari strategi perusahaan, HC mendapat dukungan penuh dari direksi. Dukungan ini diwujudkan melalui arahan dan persetujuan atas kebijakan strategis pengelolaan SDM. Di mana salah satunya, melalui dihadirkannya peta jalan pengembangan lima tahun, dari 2025 hingga 2029. Roadmap ini menunjukkan arah pengembangan organisasi yang bertahap, mulai dari penguatan fondasi kompetensi hingga keberlanjutan pengembangan talenta.

Beberapa agenda Roadmap tersebut diantaranya adalah sebagai berikut. Tahun 2026, fokus diarahkan pada pembaruan Leadership Development Program (LDP), penyempurnaan HRIS, perancangan Talent Mobility/Job Swap, pengembangan performance-based benefit, kajian hybrid working, pembaruan profil dan kamus kompetensi, serta pengembangan Talent DNA dan kajian Career Scoring System.

Sementara itu pada 2027, perusahaan merencanakan kerja sama konten Learning Management System (LMS) dengan perusahaan induk, pembaruan pedoman manajemen talenta, analisis beban kerja atau Workload Analysis (WLA), survei gaji, perencanaan dan implementasi flexible benefit, serta penerapan Career Scoring System.

BACA JUGA:   Jumlah Penerima Manfaat CSR Lintasarta Melonjak

HC Initiative Jasaraharja Putera

Dalam memperkuat pengelolaan talenta, banyak Human Capital Initiative yang berhasil dihadirkan Jasaraharja Putera. Seperti diantaranya, beasiswa S2 dengan ikatan dinas sebagai investasi pengembangan pegawai potensial, termasuk program MBA di SBM ITB. Selain itu, penyusunan pedoman HC dan sosialisasi kepada pegawai, penerapan Monthly Performance Appraisal, kenaikan grade berbasis kompetensi dengan asesmen dan sertifikasi AAMAI sebagai persyaratan, serta konsolidasi kebutuhan SDM pada lini syariah dan digital sesuai minat dan kompetensi pegawai.

Dari berbagai Human Capital Initiative dihadirkan, banyak diantaranya yang dapat menjadi percontohan untuk organisasi lain.

Seperti misalnya adalah sebagai berikut. Pertama, Integrated Performance Management: Penyelarasan KPI Korporasi, Unit Kerja, hingga Individu untuk memastikan kontribusi setiap pegawai terhadap tujuan perusahaan. Kedua, Data-Driven Talent Management: Pemanfaatan pemetaan talenta dan data kompetensi sebagai dasar pengambilan keputusan pengelolaan SDM.

Manfaatkan AI Untuk Perkuat HC

Untuk memperkuat pengelolaan HC, Jasaraharja Putera melakukan transformasi digital. Dalam transformasi ini, perusahaan menggunakan SunFish Human Resources Information System (HRIS) untuk mendukung pengelolaan data pegawai, administrasi kepegawaian, serta layanan Human Capital. Selain itu, perusahaan mengembangkan pengelolaan data secara terpusat melalui mekanisme One Gate Access Centralization, dengan pengaturan hak akses sesuai kewenangan.

Perusahaan juga mengembangkan sistem pendukung internal melalui Human Capital Service System serta memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) sebagai alat bantu analisis data kepegawaian pada sistem kedua yang dikembangkan secara swadaya oleh HC. Kebijakan ini dilakukan untuk membantu pengolahan informasi dan penyusunan analisis SDM.

Khusus pada tata kelola data, perusahaan juga memiliki sertifikasi Sistem Manajemen Keamanan Informasi ISO/IEC 27001:2022. Di samping itu, melakukan pengelolaan data terpusat, pembatasan akses pengguna, dan pembaruan data kepegawaian secara berkala menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan serta kerahasiaan informasi pegawai.

BACA JUGA:   Inovasi dan Efisiensi Tingkatkan Performa BPR Bahteramas Buton, Catat Lonjakan Laba 295 Persen

Beri Dampak Positif Bagi Kinerja

Pelaksanaan JRP Integrated Talent Engine yang diselaraskan dengan pengembangan HC dicatat memberi dampak positif bagi kinerja perusahaan. Tahun 2025, kinerja Jasaraharja Putera dicatat menunjukkan pertumbuhan pada sejumlah indikator utama. Laba bersih perusahaan meningkat dari Rp166,49 miliar pada 2024 menjadi Rp234,49 miliar pada 2025, atau tumbuh sekitar 41 persen. Pangsa pasar industri asuransi juga naik dari 1,29 persen menjadi 1,45 persen.

Dari sisi kesehatan keuangan, Risk Based Capital (RBC) meningkat dari 339,78 persen pada 2024 menjadi 371,90 persen per 31 Desember 2025. Angka tersebut berada jauh di atas batas minimum 120 persen yang ditetapkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Sementara itu, Net Promoter Score (NPS), yang menggambarkan kecenderungan pelanggan merekomendasikan perusahaan, naik dari 63,18 persen menjadi 65,13 persen. Pada tahun 2025 pula, pertumbuhan hasil jasa asuransi dicatat sebesar 10,22 persen.

“Dari data tersebut, dapat dikatakan jika pelaksanaan JRP Integrated Talent Engine tidak berhenti pada digitalisasi administrasi kepegawaian, tetapi bergerak menuju pengelolaan talenta dan kinerja yang lebih terintegrasi, berbasis kompetensi, serta mendukung pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan,” pungkas Suhardiman.*

Tags: lintasartaPT Jasaraharja Putera
Previous Post

Inilah Kartu Memori Mutakhir Dash Cam dan CTTV

Next Post

QMB Kembangkan Talenta Lokal Unggul untuk Dukung Industri Energi Baru Berkelanjutan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR