Jakarta, TopBusiness – PT Superior Prima Sukses Tbk (IDX: BLES), produsen bata ringan merek Blesscon dan Superiore Block, memperluas pemanfaatan energi terbarukan melalui pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 4.362 kWp. Perseroan juga mengoperasikan 48 unit forklift listrik dan satu unit loader listrik untuk mendukung efisiensi kegiatan produksi.
Direktur Produksi PT Superior Prima Sukses Tbk, Hendra Widodo, mengatakan pemanfaatan panel surya dan peralatan listrik merupakan bagian dari upaya perusahaan meningkatkan efisiensi penggunaan energi dan sumber daya sekaligus memperhatikan aspek lingkungan.
“Sebagai perusahaan manufaktur, kami terus mengevaluasi berbagai peluang untuk meningkatkan efisiensi penggunaan energi dan sumber daya. Pemanfaatan panel surya dan forklift listrik merupakan bagian dari upaya tersebut, sekaligus mencerminkan komitmen kami untuk mengembangkan operasional yang semakin efisien dan memperhatikan aspek lingkungan,” ujar Hendra dalam keterangan tertulis, Kamis (22/10/2026).
Menurut dia, perseroan akan terus mengkaji penerapan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan produksi dan strategi pertumbuhan perusahaan.
Pemanfaatan energi surya dan peralatan listrik tersebut dilakukan seiring dengan pengembangan bisnis BLES di industri bata ringan nasional. Perseroan memiliki kapasitas produksi sekitar 5,6 juta meter kubik per tahun melalui merek Blesscon dan Superiore Block.
Dengan skala produksi tersebut, optimalisasi penggunaan energi dan sumber daya menjadi salah satu aspek yang diperhatikan perusahaan untuk mendukung produktivitas serta menjaga daya saing usaha.
Dari sisi kinerja keuangan, BLES mencatatkan pendapatan sebesar Rp848 miliar pada semester I-2026, meningkat 33,3% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp636,2 miliar.
Laba bersih perseroan juga melonjak menjadi Rp147,1 miliar pada semester I-2026, dibandingkan Rp8,1 miliar pada semester I-2025.
Pertumbuhan pendapatan dan laba tersebut mencerminkan perkembangan bisnis perseroan di tengah upaya meningkatkan efisiensi operasional dan memperkuat daya saing di pasar bata ringan nasional.
Hingga 2026, BLES mengoperasikan enam fasilitas produksi yang tersebar di Mojokerto, Lamongan, Sragen, Sidoarjo, dan Banjarnegara. Jaringan produksi tersebut mendukung kegiatan manufaktur dan distribusi produk untuk memenuhi kebutuhan sektor properti, komersial, industri, dan infrastruktur di berbagai wilayah Indonesia.
Ke depan, perseroan akan mengevaluasi peluang peningkatan efisiensi melalui pemanfaatan teknologi dan optimalisasi sumber daya sesuai kebutuhan fasilitas produksi.
“Melalui merek Blesscon dan Superiore Block, BLES berkomitmen untuk terus memperkuat posisinya di industri bata ringan Indonesia dengan mengedepankan pengembangan operasional yang efisien dan berkelanjutan,” kata Hendra.
