Jakarta, BusinessNews Indonesia – PT Sari Melati Kencana Tbk (PZZA) akan memanfaatkan dana dari hasil initial public offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) sebesar Rp 664 miliar untuk ekspansi pembukaan gerai Pizza Hut maupun Pizza Hut Delivery di Indonesia. Tak tanggung-tanggung, perseroan menargetkan 124 gerai baru akan dibuka dalam dua tahun ke depan.
Direktur PZZA Frederick Estrada Cadlaon menjelaskan, ekspansi ini merupakan bagian dari rencana PZZA sejak awal 2017 untuk membangun 175 gerai di seluruh Indonesia. “Untuk satu gerai, investasinya berkisar Rp 4 miliar hingga Rp 8 miliar, tergantung lokasinya,” kata Frederick di Jakarta, Rabu (23/5/2018).
PZZA resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu kemarin. Pemilik gerai Pizza Hut ini adalah emiten ke-16 yang menggelar initial public offering (IPO) di BEI pada 2018.
Dalam aksi korporasi ini, PZZA menawarkan 604 juta saham atau 20% dari modal yang ditempatkan dan disetor perusahaan. Dengan menetapkan harga IPO Rp 1.100 per saham, manajemen PZZA sukses memperoleh dana sebesar Rp 664 miliar, di mana 65% dana IPO ini untuk keperluan belanja modal, termasuk menambah gerai.
