Jakarta, TopBusiness—PT Chandra Asri Pacific, Tbk., (Chandra Asri Group), yang tercatat di Bursa Efek Indonesia dengan kode saham TPIA, membukukan kinerja unaudited yang solid untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada 30 September 2026.
Dalam keterbukaan informasi, hari ini, manajemen TPIA menjelaskan bahwa di periode itu, ada penjualan bersih sebesar USD8,2 miliar.
Lantas, laba operasional sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA) sebesar USD981,0 juta. Serta laba komprehensif sebesar USD394,9 juta.
Grup tersebut mencatatkan margin EBITDA sebesar 12,0%. Juga, memertahankan posisi neraca yang kuat, dengan total aset sebesar USD14,2 miliar, ekuitas pemegang saham sebesar USD5,0 miliar, dan likuiditas sebesar USD4,2 miliar.
Keterbukaan informasi itu menyebutkan bahwa lembaga pemeringkat kredit PEFINDO meningkatkan prospek peringkat TPIA menjadi Positif, disertai penegasan kembali peringkat idAA-.
Hal ini semakin memerkuat keyakinan terhadap kekuatan finansial Grup serta membentuk arah yang positif bagi peningkatan peringkat di masa mendatang.
Kinerja ini menegaskan transformasi Chandra Asri Group dari perusahaan petrokimia dengan satu lokasi operasi menjadi platform regional yang terdiversifikasi, yang mencakup energi dan kimia, infrastruktur terintegrasi, dan solusi mobilitas.
