TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Pendapatan SSIA Naik 44,7%

Achmad Adhito
3 November 2026 | 19:57
rubrik: Capital Market
Prediksi Ekonomi Global 2026 dari KKSK

Sumber Ilustrasi: Freepik

Jakarta, TopBusiness—Pada periode Januari-September 2026 (9M26), PT Surya Semesta Internusa, Tbk., (kode saham: SSIA) membukukan pendapatan konsolidasian sebesar Rp4.808,8 miliar, meningkat signifikan sebesar 44,7% secara tahunan (Year-on-Year/YoY).

“Segmen properti masih menjadi kontributor pertumbuhan terbesar dengan total pendapatan mencapai Rp1.483,5 miliar (dibandingkan Rp545,0 miliar, meningkat 172,2% YoY),” kata VP of Investor Relations and Sustainability SSIA, Erlin Budiman, dalam keterbukaan informasi untuk bursa saham, hari ini.

Segmen perhotelan juga menunjukkan pemulihan yang kuat pada tahun ini dengan total pendapatan sebesar Rp940,9 miliar (dibandingkan Rp360,2 miliar, meningkat 161,2% YoY).

Di sisi lain, segmen konstruksi mengalami perlambatan pada 9M26 dengan pendapatan sebesar Rp2.507,1 miliar, dibandingkan Rp2.649,2 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Perlambatan pengakuan pendapatan ini terutama disebabkan oleh penurunan perolehan kontrak baru dibandingkan tahun sebelumnya.

Erlin menjelaskan, laba kotor SSIA tetap mencatatkan kinerja yang sangat baik, mencapai Rp1.581,7 miliar (dibandingkan Rp739,3 miliar, meningkat 113,9% YoY).

Kemudian, EBITDA SSIA tetap menunjukkan kinerja yang solid pada 9M26, mencapai Rp951,5 miliar atau setara dengan margin EBITDA sebesar 19,8%, dibandingkan Rp256,7 miliar dengan margin EBITDA sebesar 7,7% pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Di periode itu, SSIA membukukan laba bersih sebesar Rp344,4 miliar, yang terutama didukung oleh kontribusi segmen properti sebesar Rp525,5 miliar (meningkat 330,7% YoY), diikuti segmen konstruksi sebesar Rp133,4 miliar (menurun 14,9% YoY).

Sementara itu, segmen perhotelan masih mencatatkan rugi bersih sebesar Rp34,9 miliar, meskipun telah membaik 74,5% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kata Erlin pula, posisi kas SSIA pada 9M26 tercatat sebesar Rp928,9 miliar, menurun 15,0% dibandingkan Rp1.093,0 miliar pada 1H26. Penurunan ini terutama disebabkan oleh kebutuhan pendanaan untuk akuisisi lahan dan biaya pengembangan lahan di Subang Smartpolitan.

BACA JUGA:   BEI Suspensi TAMA

Tags: PT Surya Semesta Internusa Tbksaham ssia
Previous Post

Hujan Lebat Picu Longsor dan Lahar Dingin di Jatim–Bali, Penanganan Darurat Diperkuat

Next Post

Normalisasi Sungai Pangur di Gayo Lues Dilakukan untuk Antisipasi Banjir Susulan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR