Jakarta, BusinessNews Indonesia—Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Bambang Gatot Ariyono menyatakan, industri pertambangan mineral dan batubara terutama yang tergabung di Indonesian Mining Association (IMA) di negeri ini, wajib dan harus bisa memberdayakan perekonomian masyarakat di lingkar pertambangan.
“Tanpa kepedulian dan kesadaran industri pertambangan dalam pemberdayaan masyarakat lewat community development atau CSR, tentunya perusahaan tersebut tidak memberikan efek besar dalam menggerakkan roda perekonomian daerah setempat,” kata Bambang di Jakarta belum lama ini.
Jika perekonomian masyarakat di lingkar pertambangan bisa digerakkan dengan dana CSR, banyak hal yang bisa didapatkan perusahaan. Itu seperti menekan pengangguran, meningkatkan pemberdayaan masyarakat pada perekonomian keluarga, dan menekan gejolak sosial.
“Industri tambang yang tergabung dalam IMA harus bisa mengambil peran lebih dalam pengembangan masyarakat. Perusahaan juga harus cerdas dalam membangun programnya yang bersifat membangun perekonomian masyarakat,” berkata.
Dalam hal ini, perusahaan pertambangan sebaiknya bukan memberikan bantuan-bantuan yang kurang memiliki efek domino dan kurang bermanfaat.
“Tentunya industri yang tergabung dalam IMA ini merupakan perusahan besar semua dengan capain laba perusahaan juga besar kan,” ujar Bambang.
