TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

PM Malaysia Ajak Indonesia Lawan Diskriminasi Minyak Sawit

Nurdian Akhmad
29 June 2018 | 16:42
rubrik: Business Info
PM Malaysia Ajak Indonesia Lawan Diskriminasi Minyak Sawit

Jakarta, BusinessNews Indonesia – Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohammad mengajak Indonesia untuk sama sama melawan diskriminasi perlakuan terhadap minyak sawit yang dilakukan beberapa negara Eropa  Eropa.

“Kita perlu bersama-sama melawan. Pujah (argumen) mereka bahwa minyak sawit ini didapati daripada hutan-hutan yang telah ditebang oleh pengusaha dan dengan itu, dia memiliki kesan (efek) yang buruk kepada cuaca. Ini tidak benar sama sekali,” kata dia kepada wartawan di sela kunjungannya ke Indonesia di Jakarta, Jumat (29/6/2018).

Menurut Mahathir, baik Malaysia maupun Indonesia perlu sama-sama menghadapi masalah ini. “Padahal, kita ingat di negara-negara Eropa juga dahulu dahulu dilitupi (tertutup) hutan  tapi mereka sudah tebang hampir semua hutan mereka. Tidak ada siapa yang membantah, dan kita juga tidak membantah,” tegas dia.

Sehingga, menurut Mahathir, jika hanya alasan lingkungan untuk menolak ekspor minyak kelapa sawit ke Eropa itu tidak bisa dibenarkan. Bahkan ia mengira, ada alasan di balik itu.

“Mereka (Eropa) tahu bahwa minyak kelapa sawit ini bersaing dengan minyak-minyak daripada soy oil, rapeseed oil dan sebagainya. Mungkin lebih daripada tentangan mereka mungkin berasal daripada ekonomi dan keuangan mereka daripada masalah environment ( lingkungan),” tambahnya.

Dengan demikian, perdana menteri berumur 92 itu bilang, perlu adanya peningkatan kerja sama dengan Indonesia. Sementara itu, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan untuk masalah kelapa sawit ini sebetulnya sejauh Ini kedua negara telah berjuang bersama.

“Soal CPO jelas. Indonesia dan malaysia kalau dilihat dari produksinya lebih dari 80%. Ini disampaikan kembali oleh Presiden supaya kita dengan Malaysia bergandeng tangan untuk melawan diskriminasi terhadap kelapa sawit kita,” tambah Men

BACA JUGA:   Malaysia Incar Pelancong Medis RI
Tags: mahathir mohammadmalaysiaminyak sawit
Previous Post

Direksi Baru BEI Akan Ubah Size Transaksi Perdagangan Bursa Lebih Ramping

Next Post

Bangun Pabrik Baru, PT INKA Investasi Rp 1,6 Triliun

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR