Jakarta, BusinessNews Indonesia—Ekonom DBS Group Research, Radhika Rao, mengatakan bahwa gesekan perdagangan dan ketegangan geopolitik telah mendorong volatilitas ekonomi negara berkembang.
“India dan Indonesia berada di bawah tekanan paling tinggi di Asia, dan hal ini tak terhindarkan,” kata dia dalam hasil analisis yang diterima siang ini. Oleh Majalah BusinessNews Indonesia.
Dia mengatakan bahwa Rupee India telah mencapai rekor terendah. “Adapun Rupiah Indonesia berada di lereng licin,” kata dia.
Dia mengatakan, “Selain intervensi FX secara langsung, kami berharap ke pihak berwenang untuk memerketat kebijakan suku bunga lebih lanjut. Peluang kenaikan suku bunga BI pada hari Jumat semakin meningkat.”
Rao pun menganalisis bahwa kebutuhan akan kebijakan fiskal yang lebih ketat juga mungkin akan tiba. Itu dalam waktu dekat.
