TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Pefindo Optimis Pertahankan Pangsa Pasar 80%

Nurdian Akhmad
12 May 2014 | 10:24
rubrik: Business Info
Ilustrasi/Istimewa
Ilustrasi/Istimewa

Bandung, businessnews.id —– PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) masih optimis memertahankan pangsa pasar pemeringkatan efek di Indonesia dengan penguasaan pasar sebesar 80 persen. Walaupun, hingga 9 Mei 2014, baru meraih 29 persen.

Menurut Direktur Utama Pefindo, Ronald T. Andi Kasim, di Bandung akhir pekan lalu, pangsa pasar yang masih  29 persen itu disebabkan obligasi yang menggunakan pemeringkatan lebih banyak terbit pada periode setelah 9 Mei 2014.

Lanjut Kasim, pihaknya telah menandatangani kesepakatan memeringkat obligasi sampai 9 Mei 2014 untuk sembilan korporasi dengan total nilai Rp 15,3 triliun.

Dengan rincian, dari sektor perbankan lima bank dengan nilai Rp 9,8 triliun; sektor pembiayaan dan penjaminan ada dua perusahaan dengan nilai Rp 2,5 triliun; sektor makanan dan minuman ada satu perusahaan dengan nilai Rp 2 triliun; sektor transportasi ada satu perusahaan dengan nilai Rp 1 triliun. “Rencananya obligasi itu akan diterbitkan setelah Pemilihan Umum Presiden.”

Di samping itu, Pefindo masih mengantongi 11 kontrak kerja pemeringkatan dengan nilai total obligasi yang akan diterbitkan oleh 11 perusahaan tersebut sebesar Rp 3,5 triliun. “Mereka ini meminta menunda hingga selesai pemilihan presiden,” terang dia.

Saat ini di Indonesia telah terdapat tiga perusahaan pemeringkat efek, yakni Pefindo, Fitch Rating, dan ICRA (Indian Credit Rating Agency). (ZIZ)

EDITOR: DHI

 

BACA JUGA:   Investasi Hulu Migas Dibuka
Previous Post

Siapa Pun Presiden RI, Pasar Obligasi Kembali Bergairah

Next Post

Menteri Dahlan Kritisi BI Rate yang Tinggi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR