TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Garap Tol Kunciran-Serpong, Anak Usaha JSMR Raih Kredit Rp3,3 T

Nurdian Akhmad
23 July 2018 | 11:49
rubrik: Capital Market, Ekonomi
Integrasi Tarif Tol JORR Diterapkan Pekan Depan

Tol JORR/foto: istimewa

Jakarta, BusinessNews Indonesia – Dalam rangka menggenjot pembangunan proyek infrastruktur jalan tol ruas Kunciran-Serpong, anak usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk, yakni PT Marga Trans Nusantara (PT MTN) menggandeng Astra Infra Toll Road mendapat kucuran kredit sindikasi sebanyak Rp 3,3 triliun.

Kredit sindikasi ini dikucurkan oleh Bank Mandiri, BNI, BCA, BRI dan Bank Pembangunan Daerah (BPD) Riau Kepri dengan Joint Mandated Lead Arranger and Bookrunners (JMLAB) dari Bank Mandiri, BNI, BCA, dan BRI.

Penandatanganan perjanjian fasilitas kredit sindikasi berjangka waktu cukup lama yakni mencapai 15 tahun.

Presiden Direktur PT MTN Truly Nawangsasi menyatakan, proyek jalan tol Kunciran-Serpong ini merupakan bagian dari jaringan Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road 2 yang membentang dari Cengkareng-Cilincing.

“Nantinya, dengan beroperasinya Jalan Tol Kunciran-Serpong tersebut dapat mendistribusikan lalu lintas, sehingga dapat menekan biaya logistik dan meningkatkan daya saing,” ungkap dia usai penandatanganan kredit itu, di Jakarta, akhir pekan lalu.

Pigaknya berharap, dengan kucuran dana yang cukup besar itu akan membuat kian bersemangat untuk menyelesaikan proyek jalan tol tersebut selesai dan beroperasi tepat waktu.

Di tempat yang sama, Senior Executive Vice President Large Corporate Bank Mandiri Dikdik Yustandi, selaku perwakilan dari JMLAB atau pra kreditur itu mengatakan, penandatanganan kredit investasi ini membuktikan komitmen perbankan untuk mensupport infrastruktur.

“Saya rasa ini sinergi yang cukup baik, karena di sini selain Jasa Marga sebagai BUMN, hadir juga Astra Infra Toll Road sebagai pihak swasta yang hadir. Tentunya kita dalam pembangunan infrastruktur tidak bisa ditanggung sendiri, perlu ada sinergi bank BUMN-bank nasional,” tutur Dikdik.

Direktur Keuangan PT Jasa Marga Tbk Donny Arsal menambahkan, sebagai pemegang saham mayoritas di MTN menyatakan bahwa fasilitas kredit sindikasi melalui perbankan digunakan untuk membiayai proyek-proyek jalan tol yang sedang dibangun dan akan beroperasi.

BACA JUGA:   Sejumlah Perusahaan Gaet Indonesia Excellence Awards 2017

Selain itu ASTRA Infra sebagai pemegang saham di MTN juga menegaskan bahwa proyek jalan tol ruas Kunciran-Serpong ini diproyeksikan bisa selesai tepat waktu.

PT MTN merupakan perusahaan patungan antara PT Jasa Marga (Persero) Tbk (60 persen) dan ASTRA Infra (40 persen).

Sebagai informasi, proyek jalan tol Kunciran-Serpong sepanjang 11,19 km diproyesikan untuk beroperasi penuh pada triwulan I tahun 2019. Per 15 Juli 2018 progres pembangunan jalan tol ini, Seksi 1 Kunciran-Parigi (6,9 Km), progres konstruksi 55,9 persen. Dan seksi 2 Parigi-Serpong (4,3 Km), progres konstruksi 60,3 persen.

Previous Post

Ingin Jago Bisnis Travel Muslim Eropa, Yuk Ikuti Seminar Ini

Next Post

Tengah Hari, Indeks Saham Naik

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR