Setelah tergelincir pada perdagangan Selasa kemarin, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pagi ini, Rabu (1/8), mencoba bangkit. IHSG naik 0,34% ke level 5.955.
Ada sembilan sektor dari sepuluh sektor menguat pada hari ini. Sektor konstruksi yang memimpin penguatan, dengan penambahan 1%. Sedangkan sektor infrastruktur masih flat cenderung turun.
Beberapa sentimen yang mewarnai perdagangan hari ini misalnya rencana AS bernegosiasi tarif dagang lagi dengan China. Tapi, pemerintahan Trump berencana merilis daftar produk impor dari China senilai US$ 200 miliar yang dikenakan tarif tinggi 25%.
Masih sentimen dari luar negeri, pasar menanti hasil pertemuan FOMC Rabu malam nanti. The Fed diperkirakan pasar tak mengubah bunga acuannya pada pertemuan bulan ini, meski tetap akan menaikkan bunga dua kali lagi di sisa tahun ini. Sedangkan sentimen dari dalam negeri, Badan Pusat Statistik (BPS) berencana merilis angka inflasi Juli hari ini.
Sementara itu, nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak melemah ke level Rp14.400-an per USD. Pernyataan jelang pertemuan The Fed membuat dolar AS menguat terhadap mata uang dunia lainnya.
Melansir Bloomberg Dollar Index, Rabu (1/8/2018) pukul 09.19 WIB, Rupiah pada perdagangan spot exchange melemah 20 poin atau 0,14% ke level Rp14.434 per USD. Rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp14.434 per USD-Rp14.454 per USD.
