Jakarta, BusinessNews Indonesia—Melalui aktivitas program CSR, Wismilak Inti Makmur telah menyalurkan bantuan kepada sekitar 25.000 wirausahawan muda. Dana tersebut bersifat hibah dan tidak perlu dikembalikan.
Hal tersebut dijelaskan oleh Public Relation Manager Wismilak Inti Makmur, Anastesya, di Jakarta (16/8/2018), saat diwawancarai Dewan Juri Top CSR 2018, yang digelar oleh Majalah BusinessNews Indonesia.
Dia menjelaskan bahwa total nilai dana hibah tersebut, sudah sekitar Rp 10 miliar. Dana itu disalurkan dalam kurun waktu beberapa tahun, atau di tahun 2010 sampai 2018.
Anastesya ada menjelaskan pula bahwa, dalam hal dana itu, Wismilak mengukur jumlah yang harus diinvestasikan. “Penerima hibah juga harus menjadi agent of change. Itu antara lain dengan membuka usaha bersama penerima hibah yang lain,” kata dia.
Mayoritas penerima dana itu, dia menambahkan, berada di Pulau Jawa. Walau begitu, ada juga wirausaha asal etnik non-Jawa yang ada di pulau itu dan menjadi penerima hibah.
“Misalnya saja, ada warga asli Papua yang ada di Yogyakarta, lantas menerima dana hibah Wismilak,” ucap dia.
