TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

BPDPKS Salurkan Dana Rp 4,4 Triliun untuk Sawit Berkelanjutan

Nurdian Akhmad
20 August 2018 | 11:48
rubrik: Business Info
Lahan Sawit Perusahaan Ini Naik 9.000 Hektar

Ilustrasi Kebun Sawit. FOTO: Istimewa

Jakarta, BusinessNews Indonesia – Hingga semester I 2018, Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS)  telah menyalurkan dana sebesar Rp 4,4 triliun untuk program pengembangan sawit berkelanjutan di Indonesia. Khusus untuk peremajaan sawit, BPDPKS selama paruh pertama tahun ini telah mengucurkan dana Rp 288 miliar kepada 5.384 pekebun dengan luasan lahan 12.063 hektare.

Sedangkan dana pungutan yang tberhasi dikumpulkan Badan ini sampai semester pertama 2018 mencapai Rp 6,4 triliun. Sepanjang tahun lalu, jumlah dana pungutan kelapa sawit yang berhasil dibukukan BPDPKS sebesar Rp 14,2 triliun.

Dari sisi pengembangan dana, pada 2017 BPDPKS membukukan pendapatan dari penempatan dana sebesar Rp 505 miliar, sementara sampai dengan semester I 2018 mencapai Rp 380 miliar. Dari jumlah tersebut, BPDPKS telah melaksanakan penyaluran dana sebesar Rp 10,6 triliun di tahun 2017 dan sebesar Rp 4,4 triliun pada semester I 2018.

“Selain melakukan penghimpunan dana, BPDPKS juga menjalankan fungsinya mengembangkan sawit berkelanjutan. Antara lain dengan melakukan peremajaan (replanting) perkebunan kelapa sawit rakyat,” ujar Direktur Utama BPDPKS Dono Boestami dalam acara Seminar Nasional Sawit Indonesia di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (20/8).

Untuk meningkatkan efektivitas program peremajaan, BPDPKS bersama Kementerian Pertanian, Kementerian Keuangan, dan Kemenko Perekonomian juga melakukan penyempurnaan aturan agar penyaluran dana bisa dilakukan dengan lebih cepat tanpa mengurangi akuntabilitas.

“Di samping itu, BPDKS juga melakukan pengembangan sumber daya manusia perkebunan kelapa sawit. Sejak 2016 hingga semester I 2018, BPDPKS telah melakukan pelatihan kepada 4.529 orang petani, 813 anak petani, 930 guru SMK perkebunan, dan 540 anggota koperasi,” katanya.

Dalam periode yang sama juga telah disalurkan beasiswa afirmasi bagi para anak pekebun rakyat sebanyak 720 orang untuk mengikuti pendidikan diploma perkelapasawitan. Tujuan dari kegiatan ini adalah menghasilkan tenaga perkebunan yang kompeten dalam penerapan tata kelola pertanian.

BACA JUGA:   Pemerintah Naikkan Dana Peremajaan Sawit Rakyat Jadi 60 Juta

Untuk mendukung penelitian dan pengembangan perkebunan kelapa sawit, BPDPKS juga turut mendanai 115 riset di sepanjang 2016 hingga semester I 2018 yang dilakukan oleh 37 universitas atau lembaga riset, yang melibatkan 127 peneliti senior dan 146 peneliti muda.

Tags: BPDPKSsawit
Previous Post

IHSG Melesat ke 5.844, Rupiah di 14.582

Next Post

Zakat Infaq Karyawan Capai Rp2,8 Milyar per tahun

Comments 1

  1. joni says:
    8 years ago

    semua untuk kebaikan kita https://chirpstory.com/li/401718

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR