Jakarta, BusinessNews Indonesia – Mengawali perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat pagi (24/8/2018), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah 22,073 poin (0,37 persen) ke 5.960,912. Sementara indeks LQ45 juga dibuka jatuh 3,881 poin (0,41 persen) ke 941,136.
Seluruh indeks sektoral melemah. Pelemahan paling tajam terjadi di sektor industri dasar yang turun 0,99 persen.
Sementara di pasar valuta asing, dolar Amerika Serikat (AS) bergerak menguat terhadap rupiah. Mengutip data perdagangan Reuters, dolar AS dibuka di Rp 14.625. Dolar AS kemudian naik tajam dan mencapai posisi tertingginya pagi ini di Rp 14.652. Kemudian dolar AS kembali menguat ke Rp 14.655.
Berikut kondisi bursa saham Asia pagi ini:
– Indeks Nikkei 225 di Jepang naik 68,12 poin (0,30 persen) ke 22.478,94
– Indeks Hang Seng di Hong Kong turun 251,08 poin (0,90 persen) ke 27.539,38
– Indeks SSE Composite di China turun 11,68 poin (0,43 persen) ke 2.712,94
– Indeks Straits Times di Singapura turun 32,26 poin (0,99 persen) ke 3.217,63
Sementara itu, dolar Amerika Serikat (AS) mengalami penguatan tajam terhadap rupiah. Mata uang Paman Sam tersebut dibuka di level Rp 14.625.
Mengutip data perdagangan Reuters, Jumat (24/8), di pasar valuta asing, dolar AS kemudian melesat tajam dan mencapai posisi tertingginya pagi ini di Rp 14.652. Kemudian dolar AS kembali menguat ke Rp 14.655. Posisi dolar AS hari ini merupakan yang tertinggi sepanjang tahun 2018.
Secara year to date (ytd), nilai dolar AS masih menguat terhadap rupiah sebesar 7,7 persen.
