Jakarta, BusinessNews Indonesia – Membuka perdagangan saham pada awal pekan ini, Senin (3/9/2018), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih tertekan dan turun 7,83 poin atau 0,13% ke level 6.010,62.
Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pagi ini masih tinggi di angka Rp 14 735.
Tercatat 79 saham menguat, 63 saham melemah, dan 115 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp80,3 miliar dari 76,33 juta saham diperdagangkan. Indeks LQ45 turun 0,60 poin atau 0,1% menjadi 951,28.
Sektor penggerak IHSG bergerak dua arah, dengan sektor industri dasar memimpin pelemahan hingga 0,5%, sementara itu sektor infrastruktur menguat 0,2%.
Adapun saham-saham yang bergerak dalam jajaran top gainers, antara lain saham PT Madusari Murni Indah Tbk (MOLI) naik Rp270 atau 24,88% ke Rp1.355, saham PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk (AGRO) naik Rp22 atau 6,04% ke Rp386 dan saham PT Trancsoal Pacific Tbk (TCPI) naik Rp200 atau 5% ke Rp4.200.
Saham-saham yang bergerak dalam jajaran top losers, antara lain saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) turun Rp8 atau 3,3% ke Rp232, saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO) turun Rp120 atau 3,16% ke Rp3.680, dan saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) turun Rp20 atau 2,30% ke Rp850.
Sementara itu, bursa-bursa Asia juga bergerak negatif pagi ini. Indeks Nikkei 225 turun 0,44% ke level 22.764,590. Sedangkan Indeks Hang Seng turun 0,72% ke level 27.689,990, selanjutnya Indeks Komposit Shanghai turun 0,67% ke level 2.707,360 dan Indeks Straits Times turun 0,42% ke level 3.201,270.
