TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Rupiah Merosot, Konsumen Properti Mahal Itung-itungan

Achmad Adhito
10 September 2018 | 11:02
rubrik: Business Info
Proyek Gendalo-Gehem Jajaki Cara Pangkas Biaya

Ilustrasi: Istimewa

Jakarta, BusinessNews Indonesia—Ketika nilai tukar Rupiah terhadap USD merosot belakangan ini dan bisa menyebabkan naiknya harga properti, satu hal bisa jadi dilakukan konsumen kelas atas.

“Yakni, kelas atas yang hobi membeli rumah kedua, ketiga, keempat, dan seterusnya, akan lebih itung-itungan,” kata pengamat properti Budi Santoso, di Jakarta belum lama ini, dalam wawancara dengan Majalah BusinessNews Indonesia.

Budi mengatakan bahwa, di saat tren ekonomi dan pasar properti terus memburuk, konsumen tersebut akan lebih memilih punya dana tunai ketimbang membeli properti.

“Sebab, membeli properti itu kan sebenarnya mengharuskan mengeluarkan biaya ekstra seperti perawatan dan lain-lain, bila tidak bisa disewakan,” kata dia.

Dikatakan, bila terus berlanjut, penguatan USD ke Rupiah bisa menyulitkan pasar properti dari berbagai segmen.

Pewawancara: Ayu Dewanti/Reza Rafsanjani

BACA JUGA:   Emiten Ini Jual Propertinya di Australia
Tags: budi santosoproperti
Previous Post

IHSG Dibuka Kembali Merosot ke 5.838

Next Post

Pendapatan Negara Terdongkrak Pelemahan Rupiah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR