TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Permudah Pengembang, BTN Terbitkan House Price Index

Busthomi
13 September 2018 | 16:56
rubrik: Business Info
Berakhir, Masa Tunggu Calon Komisaris Independen BTN

Layanan di Bank BTN. FOTO: Istimewa

Jakarta, BusinessNews Indonesia – Seiring dengan pertumbuhan permintaan hunian dan pengembangan kawasan hunian yang semakin pesat, maka hal itu mendorong PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk untuk menerbitkan indeks harga rumah atau House Price Index (HPI).

Indeks ini sangat bermanfaat tak hanya bisa dijadikan data rujukan bagi pengembang dan pihak perbankan dalam menyalurkan kredit pemilikan rumah (KPR), tapi juga bisa jadi pegangan pemerintah.

“Kami menyajikan HPI yang sesuai dengan kondisi riil di lapangan agar pemerintah dapat memanfaatkannya untuk meramu kebijakan di sektor properti ke depannya. Juga stakeholder lain di bidang properti dalam berinvestasi,” tandas Direktur Utama BTN, Maryono di Jakarta, Kamis (13/9/2018).

Selain bisa jadi pegangan pemerintah, kata dia, HPI juga dapat dipegang para pengembang (developer) dalam membangun dan menentukan pengembangan sektor propertinya agar lebih tepat dan harga yang sesuai dengan harga pasar.

“Bahkan bagi bank lain, HPI juga bisa dimanfaatkan perbankan untuk menambah informasi terkait penyaluran KPR, sementara bagi konsumen bisa mendapatkan informasi yang valid mengenai harga rumah,” kata dia.

BTN House Price Index adalah indeks yang memaparkan perubahan harga rumah yang dibeli oleh konsumen. Berbeda dengan indeks dari institusi lain, HPI ini diracik tim riset Housing Finance Center (HFC) Bank BTN untuk memberikan gambaran lebih rinci mengenai tren pertumbuhan harga rumah yang lebih akurat. Metodenya matched sales menggunakan data penyaluran KPR Bank BTN di seluruh wilayah di Indonesia.

Menurut Maryono, untuk menghasilkan HPI yang akurat, pihak HFC BTN melakukan tiga penyempurnaan dari indeks yang pernah dirilis HFC tahun 2015 lalu. Pertama, dari sisi metode yang semula menggunakan chained fisher menjadi matched sales, metode ini sesuai dengan karakteristik data KPR yang dimiliki Bank BTN.

BACA JUGA:   BTN Perkuat Peran sebagai Bank Modern Lewat Ekosistem Terintegrasi

Kedua, data yang diambil lebih komprehensif, tidak sekadar penjualan rumah semata tapi juga melihat karakteristik rumah seperti aspek luas, kualitas bangunan, posisi serta fasilitas umum dan sosial di lingkungan rumah.

Ketiga, cara pengolahan data yang memperhitungkan data penjualan rumah dengan kalkulasi pertumbuhan nilai rumah serta membandingkan harga dua atau lebih rumah yang berbeda namun memiliki karakteristik dan kualitas sama.

“Sehingga hasilnya HPI BTN memperlihatkan tren pertumbuhan harga rumah yang secara gradual terus naik. Ini memperhitungkan pertumbuhan harga rumah dengan kualitas tinggi maupun kualitas rendah berbeda dengan HPI sebelumnya yang cenderung fluktuatif,” ujar dia.

Tags: btn
Previous Post

Diakuisisi Kospin Jasa, Asuransi Takaful Siap Raih Sukses

Next Post

Terbitkan Obligasi Rp 2 T, EXCL Tawarkan Kupon 8-10,65 Persen

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR