Jakarta, Topbusiness – Mengakhiri perdagangan saham pada Rabu (19/9/2018), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menanjak 61,80 poin atau 1,06 persen ke posisi 5.873,59. Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat berada di 14.885.
Indeks saham LQ45 menguat 1,24 persen ke posisi 923,62. Seluruh indeks saham acuan kompak menguat.
Sebanyak 221 saham mendaki sehingga mengangkat IHSG. 159 saham melemah sehingga menahan penguatan IHSG. 124 saham diam di tempat.
Pada Rabu pekan ini, IHSG sempat berada di level tertinggi 5.882,66 dan terendah 5.835,79. Transaksi perdagangan saham cukup ramai.
Total frekuensi perdagangan saham 406.478 kali dengan volume perdagangan 9,5 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 6,4 triliun. Investor asing beli saham Rp 261,49 miliar di pasar regular.
Sebagian besar sektor saham menguat kecuali sektor saham pertanian melemah 1,14 persen dan sektor saham infrastruktur susut 0,12 persen.
Sementara itu, sektor saham aneka industri mendaki 4,6 persen, dan catatkan penguatan terbesar. Disusul sektor saham manufaktur naik 2,12 persen, dan sektor saham industri dasar menguat 2,09 persen.
Saham-saham yang menguat antara lain saham PANI melonjak 34,43 persen ke posisi Rp 246 per saham, saham PADI menanjak 25 persen ke posisi Rp 625 per saham, dan saham TFCO naik 25 persen ke posisi Rp 850 per saham.
Sedangkan saham-saham yang tertekan antara lain saham ARTO melemah 23,46 persen ke posisi Rp 137 per saham, saham MINA tergelincir 15,64 persen ke posisi Rp 464 per saham, dan saham AGRS susut 10,77 persen ke posisi Rp 232 per saham.
Sebagian besar bursa saham Asia pun kompak menguat kecuali indeks saham Korea Selatan Kospi melemah 0,02 persen. Sementara itu, indeks saham Hong Kong Hang Seng naik 1,19 persen, indeks saham Jepang Nikkei mendaki 1,08 persen, indeks saham Thailand menguat 0,51 persen.
Selanjutnya indeks saham Shanghai mendaki 1,14 persen, indeks saham Singapura mendaki 1,19 persen dan indeks saham Taiwan menguat 0,90 persen.
