Jakarta, TopBusiness – Indonesia meraih transaksi yang sangat signifikan pada the 15 th China-ASEAN Expo (CAEXPO) 2018 yang berlangsung di kota Nanning, Tiongkok tanggal 12– 5 September 2018. Nilai transaksi dagang dan potential order sebesar US$ 5,8 juta.
Sementara itu terjadi penandatanganan Letter of Intent kerjasama investasi antara Pacific
Construction Group (China) dan PT Farmindo International Sentral Teknologi (Indonesia) senilai US$ 5 miliar.
“Kami sangat menghargai berbagai upaya yang dilakukan Kementerian Perdagangan RI bersama para pelaku usaha lainnya yang tidak pernah lelah mempromosikan berbagai produk Indonesia ke para konsumen di Tiongkok. Kerja keras ini terbukti membuahkan hasil yang sangat memuaskan,” ujar ungkap Duta Besar RI untuk Republik Rakyat Tiongkok merangkap Mongolia, Djauhari Oratmangun dalam siaran persnya yang diterima redaksi, Senin (24/9/2018).
Sejak dua hari sebelum pembukaan CAEXPO 2018, Dubes Djauhari telah turun langsung meninjau berbagai persiapan di Paviliun Indonesia.
Nilai sementara transaksi perdagangan pada partisipasi Indonesia tahun ini mencapai USD 5,8 juta. Meningkat sebesar 95% dari nilai transaksi yang diperoleh pada partisipasi tahun 2017.
Didampingi Atase Perdagangan KBRI Beijing, Dubes China ini turut mengawal partisipasi Indonesia pada salah satu pameran dagang terbesar di Tiongkok itu.
“Saya yakin keberhasilan delegasi Indonesia pada CAEXPO 2018 ini akan menjadi motivasi bagi kita semua untuk dapat menyajikan partisipasi Indonesia yang lebih inovatif lagi di CAEXPO berikutnya” lanjut Dubes Djauhari.
Produk Indonesia yang paling diminati dalam pameran tersebut adalah produk sabut kelapa yang dibawa oleh wakil dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Utara. Tingginya nilai transaksi yang diperoleh Indonesia didominasi oleh produk ini, yang digunakan antara lain sebagai bahan baku pembuatan jok mobil. Adapun produk Indonesia lainnya yang diminati para pengunjung antara lain furniture, food and beverages, fashion, home décor dan consumer goods.
Pada kesempatan pelaksanaan Trade Tourism and Investment Forum tanggal 13 September 2018 telah dilakukan pula penandatanganan Letter of Intent (LoI) antara Pacific Construction Group (China) dan PT Farmindo International Sentral Teknologi (Indonesia). Kerjasama ini mencakup bidang investasi Industrial Park di Belitung senilai US$ 5 miliar.
“Indonesia selalu membuka peluang kerjasama untuk Tiongkok dan negara ASEAN lainnya. LoI ini akan ditindaklanjuti dengan penandatanganan MoU antara Pacific Construction Group dengan PT Farmino International Sentral Indonesia pada saat Trade Expo Indonesia (TEI) ke-33 di ICE BSD Tangerang” ujar Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan, Arlinda yang tiada hentinya memberikan motivasi kepada peserta dan melobby pihak-pihak terkait sejak pembukaan hingga penutupan CAEXPO 2018.
Sementara itu Provinsi Sumatera Barat yang menjadi salah satu peserta utama dikawal langsung oleh Gubernurnya yang pro aktif. Pacific Group Construction merupakan salah satu investor besar di China yang bergerak di bidang konstruksi pembangunan kawasan industri. Perusahaan ini juga merupakan sponsor utama CAEXPO 2018.
Adapun PT Farmindo International Sentral Teknologi merupakan perusahaan Indonesia yang bergerak di bidang inovasi teknologi.
