Jakarta, TopBusiness – Mengakhir perdagangan saham hari ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merosot tipis 1,028 poin (0,02 persen) ke 5.873,271. Sementara indeks LQ45 juga ditutup turun 1.111 poin (0,12 persen) ke 925,501.
Enam dari 10 indeks sektoral melemah dipimpin sektor perdagangan yang turun 0,56 persen.
Sebanyak 180 saham naik, 180 saham turun, dan 126 saham stagnan. Frekuensi saham ditransaksikan sebanyak 374.940 kali dengan total volume perdagangan sebanyak 10,889 miliar saham senilai Rp 7,625 triliun.
Dana asing masuk ke pasar reguler tercatat Rp 72,879 miliar. Sementara kapitalisasi pasar mencapai Rp 6.629,172 triliun.
Saham-saham yang turun tajam dan masuk dalam jajaran top losers sore ini antara lain Erajaya Swasembada (ERAA) turun 100 poin (4,07 persen) ke 2.360, Charoen Pokphan (CPIN) turun 175 poin (3,38 persen) ke 5.000, United Tractors (UNTR) turun 1.025 poin (3,19 persen) ke 31.125, Bumi Resources (BUMI) turun 4 poin (1,80 persen) ke 218, dan Elnusa (ELSA) turun 6 poin (1,63 persen) ke 362.
Sementara itu, bursa saham Asia sore ini ditutup menguat. Indeks Nikkei 225 di Jepang naik 93,53 poin (0,39 persen) ke 24.033,79, Indeks Hang Seng di Hong Kong naik 317,48 poin (1,15 persen) ke 27.816,87, Indeks SSE Composite di China naik 25,68 poin (0,92 persen) ke 2.806,81, dan Indeks Straits Times di Singapura naik 3,02 poin (0,09 persen) ke 3.239,10.
Sedangkan di pasar valuta asing, dolar Amerika Serikat (AS) akhirnya melemah terhadap rupiah. Mengutip data perdagangan Reuters, dolar AS sore ini bergerak di Rp 14.901 atau melemah dibandingkan posisi pembukaan pagi tadi di Rp 14.915.
