Jakarta, TopBusiness – Aliran modal masuk (capital inflow) dari investor global kepada perusahaan teknologi akan menambah ketersediaan dolar Amerika Serikat (USD). Untuk itu, pemerintah memotivasi generasi milenial untuk mendirikan perusahaan rintisan di Indonesia.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan perusahaan start up seperti Go-Jek merupakan salah satu perusahaan Unicorn dari dalam negeri yang menyedot minat investor global untuk berinvestasi.
”Kalau tiba-tiba ada investor di sana (luar negeri) yang senang dengan Go-Jek, wah itu Unicorn yang keren banget ya, saya (investor global) mau masuk deh,” jelas Menkeu ketika berbicara dalam acara Millennials Festival di Jakarta, ditulis Selasa (2/10/2018).
Dia memberi contoh, pemilik Alibaba Jack Ma bisa saja investasi US$ 1,5 billion, lalu pemilik Google juga invest US$ 1,5 miliar, dengan begitu maka pasokan USD bisa mencapai US$ 3 miliar. Sehingga pasokan USD bisa melonjak.
”Jadi kalau banyak Unicorn seperti Go-Jek ini, kita akan dorong lebih agar capital inflow, itu termasuk untuk investasi di tempat Unicorn seperti digital economy yang seperti Go-Jek, Tokopedia, Traveloka,” tegas dia.
Sri Mulyani pun menghimbau para generasi milenial untuk mendirikan perusahaan teknologi yang menghadirkan produk atau jasa yang berdampak positif terhadap perekonomian nasional dan masyarakat.
Dengan demikian, jumlah perusahaan digital yang seperti itu akan bertambah banyak serta menarik minat investor global untuk berinvestasi di perusahaan start up Indonesia.
“Saya meminta kalian untuk menciptakan perusahaan yang seperti itu, you attract capital inflow,” ujar dia.
Lebih rinci Menkeu menjelaskan, persediaan dan permintaan terhadap USD saat ini dipengaruhi beberapa faktor. Salah satunya, USD disuplai oleh kegiatan yang menghasilkan dollar, seperti ekspor.
Selain itu, Sri Mulyani juga menyarankan generasi muda meluangkan waktunya untuk meningkatkan produktivitas dan kreatifitas yang mampu menganalisa solusi dari suatu masalah.
Dia memberi contoh Aldi Haryopratomo, CEO Go-Pay, yang berhasil menjembatani ibu-ibu di salah satu desa di Cilegon, Banten, untuk melakukan arisan digital agar bisa membeli panci.
”Itu yang saya katakan untuk mencari peluang dari problema. Dia (Aldi) kan keren, harusnya ketemu Menteri Keuangan, tetapi kok ngurusin ibu-ibu arisan panci,” ujar Sri Mulyani.
