TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Bekraf Luncurkan Program Katapel 2018

Nurdian Akhmad
8 October 2018 | 09:38
rubrik: Business Info
Pasar Melambat, Apartemen  Menengah Tetap Stabil

Ilustrasi Properti/Istimewa

Jakarta, TopBusiness – Deputi Pemasaran Bekraf Joshua Simandjuntak mengatakan, penjualan IP atau Intellectual Property dinilai sebagai Ujung tombak dari ekonomi kreatif. Penjualan IP bisa dilakukan melalui tiga cara, yaitu jual putus, lisensi, dan francis. Namun masih banyak pelaku kreatif yang belum memahami hal tersebut. Padahal potensi daya jualnya relatif tinggi.

Karena itu, melalui program Katapel yang terdiri dari kegiatan short course dan seleksi, Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) berupaya memperhatikan kurangnya kolaborasi antara para ahli lintas bidang, para profesional di industri kreatif atau pemilik IP lokal yang hampir tidak pernah bersinggungan dengan para profesional di bidang pemasaran lisensi.

Melalui program ini, menurut Joshua, Bekraf berharap dapat menjembatani para ahli dari bidang yang berbeda. “Berkesinambungan demi membangun ekosistem yang berkelanjutan untuk mengembangkan berbagai IP lokal serta memperkuat nilai jual dalam dan luar negeri,” ujarnya di Jakarta, Senin (8/10/2018)

Bekerja sama dengan Asosiasi Industri Animasi dan Kreatif Indonesia (Ainaki) dan didukung Danumaya Dipa, konsultan IP kreatif, program Katapel ini mengundang semua pelaku kreatif, kreator, atau pun mitra bisnis para kreator dari berbagai bidang kreatif, khususnya di bidang animasi, film, komik, dan games, namun tidak menutup kemungkinan dari bidang kreatif lain untuk mendaftar.

Dari seluruh peserta yang mendaftar akan diseleksi 50 lP/peserta yang berkesempatan mengikuti short course selama enam hari yang akan mengangkat materi secara mendalam, seperti membuat strategi komersialisasi dan distribusi IP agar dapat memiliki nilai jual lisensi yang tinggi, baik dalam negeri maupun luar negeri.

Adapun, profesional dalam bidang pemasaran lisensi yang akan ikut bergabung sebagai pengajar, di antaranya Mochtar Sarman, yang kini menjabat sebagai Director of Merchandising Asian Games Indonesia (Inasgoc). Dengan pengalamannya di industri lisensi selama 21 tahun termasuk dedikasinya memimpin Disney Indonesia dan memimpin divisi merchandise Asian Games 2018, Mochtar telah meraih pencapaian besar dalam industri yang mengubah pasar lisensi Indonesia menjadi yang terbesar di Asia Tenggara.

BACA JUGA:   Kopitu Kolaborasi dengan Dinpar Denpasar

Selain itu, Bambang Sutedja, Direktur Medialink Animation Ltd untuk Asia Tenggara, seorang praktisi lisensi dan profesional yang memiliki 11 tahun pengalaman dalam industri IP kreatif. Ia memiliki tujuan utama, membangun dan memanfaatkan bidang pemasaran lisensi Asia Tenggara ke tingkat yang lebih tinggi dengan pengetahuan, keterampilan, dan pengalamannya dalam menangani nama-nama besar, seperti Cartoon Network, Nickelodeon, Transformers, My Little Pony, dan banyak lagi.

Tags: Bekraf
Previous Post

Listrik di Palu Berangsur Pulih, Kemen BUMN Klaim Sudah Dialiri PLN Hingga 70 Persen

Next Post

TCL Panaskan Persaingan Pasar Televisi Pintar

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR