TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Sempat Ditegur BEI, JSMR Benarkan Akan Rilis Dana Investasi Infrastruktur

Nurdian Akhmad
15 October 2018 | 11:38
rubrik: BUMN
Sempat Ditegur BEI, JSMR Benarkan Akan Rilis Dana Investasi Infrastruktur

foto: istimewa

Jakarta, TopBusiness – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) sempat melakukan teguran ke PT Jasa Marga (Persero) Tbk terkait maraknya pemberitaan akan menerbitkan Dana Investasi Infrastruktur (Dinfra), namun belum melapor ke BEI.

Surat yang dilayangkan ke pihak JSMR itu dengan nomor: S-05900/BEI.PP2/10-2018, tertanggal 10 Oktober 2018 lalu.

Di surat tersebut, pihak BEI mempertanyakan apakah benar pihak JSMR itu akan menerbitkan instrumen investasi Dinfra senikai Rp1,5 triliun?

Untuk itu, pihak perseroan melalui Sekretaris Perusahaan Jasa Marga, M Agus Setiawan menjawab surat teguran itu dan melakukan klarifikasi dalam keterbukaan BEI.

Menurut dia, keputusan perseroan itu dalam rangka memperkuat struktur permodalan, makanya perseroan terus melakukan alternatif pendanaan baik bersifat utang maupun ekuitas.

“Perseroan melalui anak perusahaannya, yaitu PT Jasamarga Pandaan Tol berencana untuk menerbitkan dana investasi infrastruktur (dianfra),” kata Agus seperti dikutip Senin (15/10/2018).

Dan instrumen investasi tersebut, kata dia, telah mendapatkan efektif pernyataan pendaftaran dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 8 oktober 2018 lalu.

Pihaknya juga menerabgkan terkait informasi atau kejadian penting lainnya yang secara material dapat memengaruhi kelangsngan hidup perusahaan dan dapat memengaruhi nilai saham perusahaan.

Jadi, dia menambahkan, secara konsolidasi, Dianfra itu akan membantu menjaga kesehatan kondisi keuangan perseroan, dimana Interest Coverage Ratio (ICR) dan Debt to Equity Ratio (DER) akan terjaga di level yang cukup solid.

“Sehingga hal ini akan mendukung kelangsungan usaha perseroan di tengah ekspansi masif investasi pembangunan jalan tol,” tutur dia.

BACA JUGA:   JSMR Kebut Pembangunan Ruas Tol Yasmin-Semplak
Tags: jasa marga
Previous Post

Penegakan Hukum Terhadap Peredaran Rokok Ilegal

Next Post

Dirjen Kemendagri Jadi Komisaris Mandiri Taspen

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR