Jakarta, TopBusiness – Menteri BUMN Rini Soemarno menyebut Pemerintahan Joko Widodo yang sejauh ini gencar mengembangkan proyek-proyek infrastruktur nantinya akan berdampak positif terhadap pengembangkan perekonomian nasional.
Salah satu infrastruktur yang dikembangkan adalah jalan tol Trans Jawa yang menyambungkan dari Merak-Surabaya. Diklaim Rini, jalan tol ini sudah ditunggu selama 20 tahun dan jika nanti beroperasi tentu bakal memicu perekonomian di sekitarnya.
“Tol Trans Jawa adalah jalur yang dinantikan lebih dari 20 tahun, karena memang sudah dicanangkan sejak lama,” jelas Rini seperti keterangan media yang diterima, di Jakarta, Senin (12/11/2018).
Untuk itu, kata dia, pemerintah pun menargetkan tol Trans Jawa mulai dari Merak sampai Surabaya ini harus bisa diresmikan pada Desember 2018. Hingga nantinya bisa tersambung sampai dengan Banyuwangi.
“Dan kalau kita bisa jalankan seluruh itu memang pertumbuhan ekonomi kita akan meningkat. Makanya saya berterima kasih sekali kepada PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Waskita Karya (Persero) Tbk dan para BUMN Karya juga para kontraktor lainnya yang sudah bekerja keras (membangun tol Trans Jawa),” tegas dia.
Menurut Rini, terkoneksinya Pulau Jawa melalui jalan tol itu akan memberikan dampak positif bagi perekonomian. Ia menjelaskan, yang paling utama yakni biaya logistik yang tentu akan lebih murah karena akses transportasi lebih cepat dan efisien.
Hal itu kemudian akan diikuti dengan terbukanya lapangan kerja serta menggerakan kegiatan perekonomian di daerah yang dilalui ruas tol Trans Jawa tersebut.
“Dengan adanya jalan tol, lokasi-lokasi dekat pintu keluar masuk jalan tol pun tentu akan berkembang cepat sebagai kawasan bisnis, baik industri perdagangan, jasa keuangan dan perbankan serta lainnya. Tol ini juga akan meningkatkan pertumbuhan kawasan properti,” klaimnya.
Direktur Utama Jasa Marga, Desi Arryani menambahkan, waktu tempuh Jakarta-Surabaya dan sebaliknya akan terpangkas signifikan berkat adanya Tol Trans Jawa. Semula lewat jalan raya nasional bisa mencapai 20 jam, dengan jalan tol perjalanan bisa dipercepat kurang dari 15 jam.
“Waktu tempuhnya menjadi lebih singkat berkat adanya Tol Trans Jawa. Idealnya Jakarta-Surabaya selama 10-12 jam,” katanya.
Jarak dari Jakarta sampai ke Kota Surabaya sepanjang 800 Km. Debgan asumsi kecepatan 100 Km per jam saja mungkin hanya 8 jam. “Tapi kan tetap perlu beristirahat pengendaranya agar safety, jadi ya bisa 10-12 jam lah paling lama,” imbuh Desi.
