Jakarta, TopBusiness – Mengakhiri perdagangan saham pada Senin (12/11/2018), IHSG ditutup anjlok 97,101 poin (1,65 persen) ke 5.777,053.
Sementara, di pasar valuta asing, dolar Amerika Serikat (AS) mengutip data perdagangan Reuters sore ini, diperdagangkan Rp 14.810, menguat dibandingkan posisi pembukaan pagi ini di Rp 14.670.
Sedangkan indeks LQ45 ditutup anjlok 23,379 poin (2,51 persen) ke 907.630.
Seluruh indeks sektoral melemah. Sektor aneka industri mencatatkan pelemahan paling tajam 3,16 persen, disusul sektor consumer goods yang turun 2,50 persen.
Sebanyak 122 saham naik, 267 saham turun, dan 120 saham stagnan. Frekuensi saham ditransaksikan sebanyak 322.466 kali dengan total volume perdagangan sebanyak 7,022 miliar saham senilai Rp 6,775 triliun. Dana asing keluar tercatat Rp 129,624 miliar. Sementara kapitalisasi pasar mencapai Rp 6.551,704 triliun.
Saham-saham penekan pergerakan indeks sore ini di antaranya Matahari Department Store (LPPF) turun 515 poin (9,76 persen) ke Rp 4.760, Bank Tabungan Negara (BBTN) turun 130 poin (5,53 persen) ke Rp 2.220, United Tractors (UNTR) turun 1.825 poin (5,23 persen) ke Rp 33.075, dan Bank Negara Indonesia (BBNI) turun 400 poin (5,00 persen) ke Rp 7.600.
Sementara itu, bursa saham Asia sore ini mayoritas ditutup menguat. Indeks Nikkei 225 di Jepang naik 19,63 poin (0,09 persen) ke 22.269,88, Indeks Hang Seng di Hong Kong naik 31,26 poin (0,12 persen) ke 25.633,18, Indeks SSE Composite di China naik 31,54 poin (1,22 persen) ke 2.630,51, dan Indeks Straits Times di Singapura turun 9,88 poin (0,32 persen) ke 3.068,09.
