Jakarta, TopBusiness – Keputusan Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuan menjadi 6 persen mendongkrak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini ditutup di zone positif.
Pada perdagangan Kamis (15/11), IHSG ditutup naik 97,443 poin (1,66 persen) ke 5.955,736. Sementara indeks LQ45 ditutup menguat 20,443 poin (2,21 persen) ke 946,233.
Sementara di pasar valuta asing, dolar Amerika Serikat (AS) melemah terhadap rupiah. Mengutip data perdagangan Reuters, dolar AS sore ini bergerak di Rp 14.650, melemah dibandingkan posisi pembukaan pagi tadi di Rp 14.785.
Pada perdagangan saham hari ini, sembilan dari 10 indeks sektoral menguat dipimpin sektor aneka industri yang naik 3,72 persen.
Sebanyak 226 saham naik, 152 saham turun, dan 135 saham stagnan. Frekuensi saham ditransaksikan sebanyak 424.165 kali dengan total volume perdagangan sebanyak 11,445 miliar saham senilai Rp 8,560 triliun. Dana asing masuk tercatat Rp 1,016 triliun. Sementara kapitalisasi pasar mencapai Rp 6.755,353 triliun.
Saham-saham penggerak indeks sore ini di antaranya Waskita Karya (WSKT) naik 80 poin (5,63 persen) ke Rp 1.500, Indocement Tunggal Prakarsa (ASII) naik 875 poin (4,66 persen) ke Rp 19.650, Astra International (ASII) naik 350 poin (4,28 persen) ke Rp 8.525, dan Telekomunikasi Indonesia (TLKM) naik 160 poin (4,27 persen) ke Rp 3.910.
Sedangkan bursa saham utama Asia sore ini ditutup mayoritas menguat. Indeks Nikkei 225 di Jepang turun 42,86 poin (0,20 persen) ke 21.803,62, Indeks Hang Seng di Hong Kong naik 448,91 poin (1,75 persen) ke 26.103,34, Indeks SSE Composite di China naik 35,93 poin (1,36 persen) ke 2.668,17, dan Indeks Straits Times di Singapura naik 11,34 poin (0,37 persen) ke 3.054,53.
