TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Siap-siap, Tarif Logistik Udara Naik Awal 2019

Nurdian Akhmad
26 November 2018 | 16:51
rubrik: Business Info
Siap-siap, Tarif Logistik Udara Naik Awal 2019

foto: istimewa

Jakarta, TopBusiness – Menindaklanjuti kenaikan tarif muatan udara, Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos dan Logistik Indonesia (Asperindo) sepakat untuk menaikkan tarif pengiriman barang melalui jalur udara selambat-lambatnya pada 1 Januari 2019.

Upaya ini diambil menyusul langkah perusahaan maskapai penerbangan yang menaikkan tarif Surat Muatan Udara (SMU) hingga 20-50 persen dalam waktu yang sangat singkat.

“Kami dorong perusahaan anggota (Asperindo) melakukan penyesuan tarif paling lambat Januari 2019,” ujar Ketua Umum Asperindo M. Feriadi saat ditemui di Penang Bistro, Jakarta Selatan, Senin, (26/11/2018).

Saat ini, biaya layanan SMU menjadi komponen yang cukup besar yaitu 30 persen dari total layanan pengiriman melalui jalur udara. Hanya saja ia menambahkan setiap perusahaan memiliki komposisi komponen yang berbeda-beda.

“Kenaikan (SMU) itu 20-50 persen. Jadi saya yakin dengan adanya kenaikan yang cukup tinggi ini, perusahaan anggota akan melakukan penyesuaian sesuai strategi masing-masing. Tapi kenaikan ini bisa jadi acuan. Garuda (Indonesia) bahkan sampai 90 persen kenaikannya. Penyesuaian tarif tergantung masing-masing perusahaan anggota,” lanjutnya.

Feriadi beserta seluruh anggota Asperindo berharap agar pihak pemerintah dapat memberikan dukungan dan solusi atas permasalahan yang timbul akibat kenaikan biaya kargo udara.

la pun berpendapat bahwa agar tarif SMU tidak naik, mengingat jumlah pengiriman melalui kargo udara terus mengalami peningkatan seiring dengan perkembangan industri pengiriman yang didorong oleh pertumbuhan e-commerce yang signifikan dari tahun ke tahun.

BACA JUGA:   Banyak Makian Terhadap Kurir, Ini Tanggapan Asperindo
Tags: asperindologistik udara
Previous Post

IHSG Ditutup Melesat Naik ke 6.002, Kurs Rp 14.471

Next Post

Dibuka Melemah, Tren Rupiah Masih di Zona Hijau

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR