
Jakarta, businessnews.id — Anggota Tim Ekonomi Calon Presiden (Capres) Jokowi-Jusuf Kalla, Imam Sugema, mengatakan bahwa pihaknya memberi kesempatan pertama ke pelaku usaha dalam negeri. Itu dalam hal bakal berakhirnya beberapa kontrak dengan perusahaan multinasional di bidang migas (minyak dan gas).
“Yang punya pendirian tentang itu, Pak Jusuf Kalla, dia tetap mengutamakan pelaku dalam negeri,” kata dia di Jakarta (13/6/2014).
Ia mencontohkan masa kerja perusahaan asal Perancis, Total, di Blok Mahakam (Kalimantan Timur) yang berakhir di 2017. Siapapun pelaku dalam negeri yang ingin masuk ke blok itu akan lebih diutamakan.
“Pertamina atau bukan, intinya adalah pelaku dalam negeri. Jadi, kontrak migas dan pertambangan yang sudah berakhir, sudah selayaknya diserahkan ke pelaku dalam negeri yang mampu,” kata Imam. (Abdul Aziz)
Editor: Achmad Adhito