Jakarta, TopBusiness—Menteri ESDM RI, Ignasius Jonan, meminta agar jajaran BPH Migas dan Pertamina melayani sepenuhnya kebutuhan BBM (bahan bakar minyak) dan LPG/gas masyarakat, menjelang Hari Natal 2018 serta Tahun Baru 2019. “Penuhi kebutuhan masyarakat, jangan ada kekurangan,” kata dia dalam keterangan pers yang dipublikasikan hari ini oleh Pertamina.
Seiring dengan banyaknya aktivitas bepergian pada masa libur Natal dan Tahun Baru, Menteri Jonan memastikan pemerintah akan menambah pasokan BBM agar masyakarat dapat berlibur dengan nyaman.
Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, penambahan volume BBM tersebut akan difokuskan di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) pada jalur yang biasa dilalui masyarakat untuk berlibur, pintu masuk dan keluar jalan tol, serta daerah tujuan wisata.
“Berdasarkan realisasi tahun lalu kenaikan konsumsi BBM sekitar 8%. Tahun ini bisa lebih tinggi. Jadi pasokan akan ditambah, disesuaikan. Namun, untuk BBM solar trennya turun karena kegiatan industri pada periode itu juga turun,” kata dia.
“Wilayah yang volumenya naik biasanya fokusnya pintu masuk dan keluar jalan tol, sekarang tol Trans Jawa sudah selesai, volume BBM di pintu masuk dan keluarnya ditambah, kami yakin selama Natal dan Tahun Baru banyak orang bepergian melalui jalan Tol Trans Jawa,” tambah dia.
Untuk memerkuat ketahanan distribusi BBM dan LPG/gas, pemerintah menugaskan Pertamina untuk mengamankan pasokan di Terminal BBM dan Depot LPG Pertamina, memerkuat layanan BBM dan LPG/gas di lembaga penyalur, serta memberikan layanan BBM dan LPG di tempat yang rawan dengan kepadatan.
Penulis: Adhito
