Jakarta, TopBusiness – Bank Indonesia (BI) memastikan pasokan uang jelang Natal dan Tahun Baru 2019 (Natru) aman. Bank sentral ini menyediakan uang tunai hingga Rp 101,1 triliun atau naik 10,3% dibandingkan tahun lalu sebesar Rp 91,7 triliun.
Kendati begitu, BI berharap agar masyarakat bijak dengan menggunakan uangnya, hanya dengan menggunakan uang non tunai (cashless). “BI imbau masyarakat, mari lebih banyak menggunakan non tunai, lebih aman, nyaman, cepat, gunakan uang elektronik, debet, kartu kredit, atau alat pembayaran non tunai lainnya,” kata Gubernur BI Perry Warjiyo, di Jakarta, kemarin.
Kalau memang terpaksa menggunakan tunai, maka mesti diingat 5 Jangan (5J), jangan dilipat, dicoret, dibasahi, distapler, diremas, dan dibasahi.
Pulau Jawa merupakan wilayah dengan sebaran tertinggi, yakni sebesar Rp 28,4 triliun atau 28,1% dari total uang tunai yang disiapkan. Kemudian wilayah Indonesia Timur sebesar Rp 28,1 triliun atau 27,7%.
Sementara untuk wilayah Jabodetabek, BI menyiapkan uang tunai sebesar Rp 23,4 triliun atau 23,3% dari total uang tunai yang disiapkan. Wilayah Sumatera Rp 21,2 triliun atau 21%.
Uang tunai yang disiapkan bank sentral didominasi pecahan besar, yakni 98% merupakan pecahan dari Rp 20.000 dan lebih besar. Sementara sisanya merupakan uang pecahan kecil.
