Jakarta, TopBusiness—Emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI), Malacca Trust Wuwungan Insurance, memutarkan dana senilai Rp 25 miliar ke dalam obligasi dan deposito berjangka. Dana tersebut merupakan sisa dari PUT (penawaran umum terbatas) yang dilakukan di September 2017.
Direktur Utama Malacca Trust Wuwungan Insurance, Vientje Harijanto, menjelaskan hal tersebut hari ini di Jakarta, melalui keterbukaan informasi untuk otoritas BEI.
Vientje menjelaskan bahwa, dengan penempatan itu, pihaknya mendapatkan suku bunga per annum sebesar 7,50% sampai 7,75%.
Besar dana yang ditempatkan di obligasi pemerintah Indonesia senilai Rp 20 miliar. Adapun total dana yang ditempatkan di deposito berjangka keluaran Bank Victoria International, senilai Rp 5 miliar.
Lebih lanjut, Vientje menjelaskan bahwa pada PUT di September 2017 tersebut, pihaknya mendapatkan dana senilai Rp 31 miliar. Hasil realisasi bersih setelah dikurangi biaya PUT, di Rp 28,89 miliar.
Dari Rp 28,89 miliar tersebut, masih menurut penjelasan Vientje, yang telah digunakan senilai Rp 3,89 miliar.
Dan sisanya sebesar Rp 25 miliar ditempatkan di obligasi dan deposito berjangka tersebut.
Penulis: Adhito
