Jakarta, TopBusiness – Per Desember 2018, BI melaporkan bahwa cadangan devisa (cadev) naik jadi USD 120,7 miliar, dibandingkan November yang hanya mencapai USD 117,2 miliar.
Keterangan tertulis, BI menyebutkan bahwa peningkatan cadev didukung penerimaan devisa migas, penerbitan global bonds dan penarikan pinjaman luar negeri pemerintah.
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Agusman, di Jakarta, Selasa (8/1/2019), menyebutkan cadev tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.
Penulis : Agus H
