TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Masuk Bursa, POLI Kantongi Rp657,4 Miliar

Achmad Adhito
10 January 2019 | 12:29
rubrik: Capital Market
Masuk Bursa, POLI Kantongi Rp657,4 Miliar

Paragon Mall Semarang (Foto: Traveloka)

Jakarta, TopBusiness—Perusahaan pengembang properti, PT Pollux Investasi Internasional Tbk (POLI) telah resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) lewat jalur penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO).

Dalam aksi korporasi ini, perseroan melepas sebanyak 400.105.300 lembar saham atau setara 20 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh.

Dalam perdagangan perdananya, saham POLI naik 49,85% ke posisi Rp2.450 per saham dari harga perdana di level Rp1.635. Tercatat, POLI diperdagangkan sebanyak 25 kali dengan volume 2.163 lot dan nilainya Rp529,93 juta.

Direktur Utama POLI, Leonora Dewi Susanti mengatakan, perseroan berencana untuk menggunakan dana IPO sekitar 76,65 persen untuk pengembangan usaha.

“Dan sisanya akan digunakan untuk pembayaran pinjaman pemegang saham dan modal kerja,” kata dia di Gedung BEI, Jakarta, hari ini.

Masa IPO sendiri telah dilakukan pada tanggal 2-3 Januari 2019 dengan harga penawaran senilai Rp1.635 per lembar, sehingga perseroan akan memperoleh dana sekitar Rp657,44 miliar.

“Dengan dana itu, perseroan berencana mengambil alih obligasi konversi PT Nobel Properti Kencana, sebuah perusahaan yang juga bergerak di bidang pengembang properti,” ujarnya.

Saat ini, kata dia, Nobel Kencana memiliki dan mengoperasikan gedung perkantoran Noble House di kawasan Central Business District Mega Kuningan dan memiliki landmark yang cukup luas di Jakarta, Semarang, dan Bali.

“Tujuan dari pengambilalihan obligasi konversi ini untuk menambah dan memperkuat kontribusi pendapatan berkelanjutan (recurring income) perseroan dari pendapatan atas penyewaan ruang perkantoran,” tegas dia.

Selain itu, langkah ini juga sebagai sinergi yang saling menguntungkan. Karena pada akhirnya akan memberikan kontribusi yang signifikan terhadap kinerja POLI di masa yang akan datang. “Ini juga menjadi nilai tambah bagi pemegang saham dan para pemangku kepentingan,” ucap Leonora.

BACA JUGA:   Indeks Berpotensi Menguat

Polux sendiri sebagai perusahaan pengembang properti melalui penyertaan saham pada 21 anak usaha. Saat ini, perseroan memiliki dan mengoperasikan sejumlah mall, hotel, dan apartemen di Semarang. Antara lain, Paragon Mall, Po Hotel, dan Central City Mall.

Penulis: Tomy

Tags: ipopollux investasi international
Previous Post

Siloam Komitmen Tetap Layani Pasien BPJS

Next Post

Capri Nusa Incar Rp 100 Miliar dari IPO

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR