Jakarta, TopBusiness—Kapal Golden Pearl XIV yang menumpahkan minyak di perairan Parepare (Sulawesi Selatan) ternyata milik PT Soechi Lines Tbk (SOCI). Kapal tersebut terpampang pada laman digital SOCI.
Berdasarkan penelusuran, kapal tanker MT Golden Pearl XIV disewa PT Pertamina (Persero) untuk distribusi bahan bakar solar. Dari data yang didapat, kapal Golden Pearl XIV ini dibuat pada tahun 1995, single hull berukuran 6.715 DWT.
Seperti diketahui, tanggal 10 Januari 2019, kapal tanker MT Golden Pearl XIV mengalami gangguan dan menyebabkan bocornya solar dari kapal dan mengalir ke laut.
Walaupun Pertamina menyebut tumpahan minyak di pantai Parepare ini berasal dari bahan bakar kapal tanker, namun melihat luasnya kawasan pantai yang terdampak maka beberapa pakar perkapalan menduga solar berasal dari muatan kapal tersebut.
Hal itu disampaikan oleh Pakar Perkapalan ITS Surabaya, Wasis Wardoyo di Jakarta (11/1/2019).
“Sekilas tampak bukan dari bahan bakar kapal, karena banyaknya tumpahan minyaknya,” kata dia.
Sebelumnya pihak Pertamina melalui Marketing Operation Region VII bekerja sama dengan Kepolisian dan Angkatan Laut, sigap menanggulangi rembesan solar yang terjadi di Terminal BBM (TBBM) Pare Pare.
Saat ini tim tengah memasang oil boom yang berfungsi untuk mengurung rembesan Solar, sehingga tidak meluas. Kemudian tim mengaplikasikan oil dispersant ramah lingkungan yang berfungsi menguraikan Solar sehingga mudah dicerna oleh mikroba laut.
Unit Manager Communication and CSR Pertamina, M. Roby Hervindo menjelaskan respons awal penanggulangan rembesan dilakukan oleh tim tanggap darurat Pertamina. “Saat ini sudah disemprotkan sebanyak 200 liter oil dispersant ramah lingkungan untuk menguraikan Solar di perairan sekitar TBBM Parepare,” ujar Roby.
Dari pemeriksaan awal diketahui rembesan Solar berasal dari kapal tanker MT Golden Pearl XIV milik Soechi yang sedang sandar di jetty TBBM Parepare. Diidentifikasi terjadi kerusakan pada pendingin LO Cooler A/E kapal tanker.
Solar tersebut adalah bahan bakar kapal, bukan dari muatan tanker. Kejadian diketahui sekitar pukul 06.00 WITA oleh petugas TBBM Parepare dan langsung dilakukan penanganan.
Sumber kerusakan di kapal tanker yang mengakibatkan rembesan Solar sudah ditanggulangi. Jumlah Solar yang merembes ke perairan sekitar TBBM Parepare saat ini masih dalam proses perhitungan. Untungnya, kejadian ini tak ganggu operasional di TBBM Parepare. Penyaluran BBM ke masyarakat tetap berjalan lancar.
Pertamina mengimbau kepada warga sekitar TBBM Parepare agar tidak mengumpulkan Solar yang terdapat di perairan. Karena Solar mudah terbakar sehingga aktivitas pengumpulan solar berisiko terhadap keselamatan.
Hingga berita ini diturunkan manajemen emiten perkapalan itu belum memberi keterangan resmi terkait kejadian tersebut.
Penulis: Tomy
