Jakarta TopBusiness – Harga minyak kembali tergerus, menyesul kekhawatiran pelonjakan produksi minyak Amerika, padahal permintaan global lesu.
Mengutip Reuters, harga minyak mentah jenis Brent LCOc1 terperosok USD 1,06 (1,7%) jadi USD 60,26 per barel. Adapun harga minyak mentah berjangka AS CLc1 turun USD 1,00 (1,9%) jadi USD 51,31 per barel.
Padahal, organisasi negara-negara pengekspor minyak (OPEC) berencana memangkas perkiraan permintaan rata-rata minyak mentah pada 2019 menjadi 30,83 juta barel per hari, turun 910.000 barel per hari dari rata-rata 2018.
Penulis : Agus H
